Topik
Infografis
Mahasiswa Kepung Kantor Gubernur Banten
TEMPO.CO, Serang - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Banten Menggugat berunjuk rasa dan mengepung Pendopo Gubernur Banten di Jalan Brigjen K.H. Sam’un, Kota Serang, Selasa, 4 Oktober 2011. Aksi tersebut dilakukan untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-11 Provinsi Banten pada 4 Oktober 2011.
Dengan membawa spanduk yang bertuliskan "Tangkap dan Adili Ratu Atut," ratusan mahasiswa memulai aksinya dengan melakukan orasi di depan kantor Gubernur Banten. Dalam orasinya, para mahasiswa menyorot sejumlah permasalahan yang terjadi di Banten. Di antaranya, kasus korupsi, kolusi, nepotisme, peningkatan kualitas pendidikan, pemerataan pembangunan, serta permasalahan lain.
Mereka menuntut Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah, mundur dari jabatannya karena dinilai gagal memimpin Banten. “Selama 11 tahun memimpin Banten, Atut hanya sibuk memperkaya keluarga dan kroninya saja,” kata Ajiz salah seorang mahasiswa saat orasi.
Setidaknya sebanyak 700 personel gabungan dari Polda Banten, Polres Serang, Polres Pandeglang, Polres Lebak, mengamankan aksi itu. Tidak hanya itu, polisi juga menurunkan dua kendaraan water canon dan mobil kendaraan taktis lainya. “Ini hanya untuk antisipasi saja karena laporan yang kami terima ada 2000 massa yang akan turun,” kata Kepala Polres Serang Ajun Komisaris Besar Krisnandi kepada Tempo.
WASI’UL ULUM





