Badan pesawat Cassa 212-200 milik PT. Nusantara Buana Air (NBA) yang jatuh berada di antara rimbunan pepohonan di kawasan Bahorok Kab Langkat, Sumut, Jumat (30/9). Foto: Basarnas
Topik
Operasi Evakuasi Casa Ditutup
TEMPO.CO, Medan - Kepala Badan SAR Nasional Medan, Hadi Tugiman, menegaskan evakuasi pesawat Casa 212-200 PK-TLF milik maskapai PT Nusantara Buana Air telah ditutup. Penutupan evakuasi diakhiri dengan pemulangan 62 personel SAR dan seorang kru televisi nasional.
"Semua tim SAR, 62 orang, ditambah seorang kru televisi telah dibawa pulang dari lokasi bangkai pesawat tadi pukul 12.05 WIB," kata Hadi kepada Tempo, Selasa, 4 Oktober 2011 di Pangkalan Udara Medan.
Hadi menjelaskan evakuasi dilakukan secara estafet dengan mengerahkan empat helikopter, di antaranya Super Puma milik TNI Angkatan Udara.
Sementara bangkai pesawat, ujar Hadi, dibiarkan di lokasi jatuhnya pesawat, Gunung Hulu Sikelam, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Casa 212-200 PK-TLF yang take off dari Bandar Udara Polonia, Medan, menuju Bandar Udara Alas Leuser Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara, Kamis pekan lalu, mengalami kecelakaan di kawasan Gunung Hulu Sikelam, Kabupaten Langkat.
Tim SAR dari satuan Pasukan Khas (Paskhas) Angkatan Udara di Medan disambut oleh Komandan Pangkalan Udara Medan, Kolonel A. Rasyid. "Seluruh personel Paskhas yang diterjunkan dalam evakuasi sudah kembali," katanya. Dengan pemulangan tim SAR, ujarnya, evakuasi telah ditutup.
SOETANA MONANG HASIBUAN





