Peti jenazah TKI asal Ngawi, Jatim, Nurul Wijayanti tiba di Bandara Internasional Adi Soemarmo, Jateng, Kamis (18/6). Jenazah Nurul ditemukan tewas tergantung di rumah majikannya pada Sabtu (13/6) di Selangor, Malaysia. Foto: ANTARA/Andika Betha
Lagi, TKI Asal Trenggalek Tewas di Hong Kong
TEMPO.CO, Surabaya - Istiqomah, 30 tahun, seorang tenaga kerja wanita asal Desa Karang Gandu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, dikabarkan tewas setelah terjatuh dari lantai 10 rumah majikannya di Hong Kong pada 21 September 2011. "Setelah kita telusuri, penyebab tewasnya akibat terjatuh dari lantai 10, tapi kita akan cari tahu," kata Suprapti, Koordinator Advokasi LSM pemerhati buruh migran, Migrant Institute, hari ini, 4 Oktober 2011.
Data yang ada di Migrant Institute, Istiqomah sudah bekerja di rumah milik Choi Nai Nai yang berada di kawasan Pok Fu Lam, Hong Kong, sejak setahun lalu. Sejak itu, tak pernah ada kabar hingga ada informasi Istiqomah mengalami kecelakaan kerja yang berujung kematian.
Migrant Institute sendiri mendesak pemerintah segera mengusut dan mencari penyebab kematian Istiqomah, juga berperan memulangkan jenazah korban. "Jangan sampai kasus Kikim Komalasari (TKW asal Cianjur, Jawa Barat), yang baru bisa dibawa pulang setelah 10 bulan meninggal, terulang lagi," ujar Suprapti.
Kematian Istiqomah menambah daftar panjang TKW yang tewas saat bekerja. Pekan lalu, tenaga kerja asal Majalengka, Jawa Barat, Juju Juhanah, tewas di Thaif, Arab Saudi. Kabarnya ia juga jatuh dari apartemen. Saat dikonfirmasi, Kepala Badan Nasional Pengiriman dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Jumhur Hidayat mengaku masih menelusuri kasus tersebut. Karena itu, Migrant Institute juga mendesak Presiden tetap melakukan moratorium TKI hingga batas yang tidak ditentukan, khususnya pengiriman TKI ke negara yang berpotensi negatif, seperti Arab Saudi dan Malaysia.
FATKHURROHMAN TAUFIQ





