Dharnawati. TEMPO/Seto Wardhana
Infografis
Acos Tak Yakin Dharnawati Bicara ''Commitment Fee''
TEMPO.CO, Jakarta - Iskandar Prasojo alias Acoz, salah seorang saksi kasus suap Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, menyebut adanya peredaran berita acara pemeriksaan (BAP) palsu terkait keterangan para tersangka kasus suap transmigrasi. “Ini bisa membuat pemberitaan media bias,” kata dia saat dihubungi pada Rabu, 5 Oktober 2011. “Kawan-kawan dan pengacara saya bilang ada BAP palsu yang beredar.”
Dia menyebut keterangan keliru adalah tuduhan Dharnawati atas dirinya. Dharnawati menyebut Acos menerima commitment fee 10 persen dari dana Proyek Pembangunan Infrastruktur Daerah. Menurut dia, “Dharnawati tidak pernah bicara yang jelek soal saya.”
Acos yakin atas keterangan tersebut karena mendapat informasi dari Dhany Nawawi, saksi lain yang disebut sebagai kunci kasus ini. Hingga kini ia belum berusaha menyelidiki sumber peredaran BAP yang disebutnya palsu itu.
Acoz mengaku baru mengenal Dharnawati sejak bulan Juni lalu. “Kami berasal dari daerah yang sama, jadi merasa senasib,” ujarnya. “Kami baru tahap perkenalan.”
Keduanya berasal dari Makassar dan sama-sama menjadi pengusaha di Jakarta. Telah berkali-kali ia merencanakan proyek kerja sama dengan Dharnawati, tapi belum juga terlaksana. “Kami komunikasi lewat telepon. Tapi, saya baru bertemu dia dua kali,” ucapnya. Acoz mengatakan tidak ingat waktu dia bertemu Dharnawati.
ATMI PERTIWI





