TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo
Sembuh dari Sakit, Mustafa Siap Diganti oleh Presiden
TEMPO.CO, Tangerang - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mustafa Abubakar enggan menanggapi isu reshuffle atau perombakan kabinet Indonesia Bersatu II yang belakangan santer terdengar. Banyak kalangan memprediksi menteri asal Aceh ini adalah satu dari sejumlah menteri yang akan diganti. Ia kena serangan jantung dua bulan belakangan ini.
”Soal reshuffle saya serahkan ke Pak Presiden karena itu hak preogratif Presiden,” kata Mustafa saat tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu 5 Oktober 2011. Ia menegaskan, hanya Presiden yang berhak menentukan apakan ia berlanjut atau diberhentikan.
Menteri Mustafa mengaku kesehatannya sudah pulih kembali dan siap bekerja seperti biasa memimpin Kementerian BUMN yang ia tinggalkan hampir dua bulan selama menjalani pengobatan dan perawatan sakit serangan jantung yang dialaminya.
Ia mengaku, setiba di Jakarta akan langsung menghadap Presiden dan berkordinasi dengan Menteri Perekonomian untuk berkoordirnasi soal aliran pekerjaan di Kementerian BUMN.
Mustafa juga membantah isu ia akan mundur dari kursi Menteri BUMN karena faktor kesehatannya. ”Setelah menjalani perawatan di Singapura, kesehatan saya sudah pulih kembali. Jadi, kemungkinan untuk mundur tidak ada sama sekali,” katanya.
JONIANSYAH





