Topik
Akhir Pekan Ini Yogya Gelar Festival Tarian Etnik
TEMPO.CO, Yogyakarta - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menggelar festival musik dan tari internasional tahunan (International Ethnic Culture Festival) untuk kedua kalinya, akhir pekan ini, 7-9 Oktober 2011.
Festival tahunan yang digelar Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta sejak tahun lalu itu menyuguhkan belasan pertunjukan tari dan musik. “Ada tarian dari 17 daerah dari seluruh Nusantara seperti S dan tiga tarian dari luar negeri,” kata Himawan Santoso dari Arpro Buana Lestari yang mengorganisasi acara tersebut, Rabu siang 5 Oktober 2011.
Dari dalam negeri, peserta berdatangan dari Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Jawa, Nusa Tenggara, hingga Papua. Adapun peserta dari luar negeri berasal dari Chili, Belanda, dan Spanyol. “Fokusnya penampilan etnis masing-masing daerah,” kata dia.
Rencananya, acara yang digelar di Monumen Serangan Oemoem Satu Maret--tak jauh dari Benteng Vredeburg Yogyakarta itu--sekaligus diramaikan dengan oleh festival makanan. Festival ini digelar sepanjang hari selama festival budaya etnik berlangsung, dari pagi hingga malam. Adapun penampilan tari-tarian etnik akan ditampilkan pada malam hari saja.
ANANG ZAKARIA





