Roy Suryo. TEMPO/Tony Hartawan
Roy Suryo Minta Menteri Tifatul Jelaskan Tuyul Pulsa
TEMPO.CO, Jakarta - Anggota DPR bidang Komisi Informasi, Roy Suryo, menyatakan Dewan meminta penjelasan mengenai "tuyul" pulsa kepada jajaran Kementerian Komunikasi dan Informasi, Senin, 10 Oktober 2011. "Sudah kami jadwalkan tanggal 10 Oktober besok," katanya kepada wartawan di Warung Daun, Kamis 6 Oktober 2011.
"Pekan ini kami memberi kesempatan pemerintah menyelesaikan koordinasi internalnya," kata Roy Suryo. Dewan akan mengawasi hasil pantauan Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring terhadap operator seluler di Tanah Air. "Termasuk pertemuan mereka dengan operator kemarin," kata Roy.
Dia mengatakan Dewan mempertanyakan ketegasan aturan Kementerian atas para operator. "Jangan-jangan selama ini aturannya kurang tegas, maka muncul kasus," kata Roy lagi.
Selain Kementerian, Dewan mengundang Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia, perusahaan operator seluler, dan Indonesian Mobile and Online Content Provider Association (IMOCA). Sebab, "Biasanya IMOCA bilang ada anggotanya ''nakal''," kata dia. Roy menerangkan Dewan akan menyarankan blacklist terhadap anggota IMOCA yang nakal.
Seperti diberitakan sebelumnya, kasus penyedotan pulsa premium milik pelanggan telepon genggam merebak. Pelanggan operator telepon kerap menerima beragam pesan pendek seperti undian berhadiah, info download permainan, download lagu, informasi tentang olah raga, hiburan, hingga lowongan kerja.
Pulsa pemilik telepon tersedot secara otomatis meski mereka merasa tidak mendaftar untuk mendapatkan layanan itu. Akibat kasus penyedotan pulsa tersebut kerugian seluruh pelanggan diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah.
ATMI PERTIWI





