foto

Perbaikan Jalan Raya Ponorogo-Trenggalek. TEMPO/Ishomuddin

Jalan-jalan di Kampung Kumuh Akan Diperbaiki

TEMPO.CO, Jakarta -Kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta Ery Basworo mengatakan jalan di lingkungan Rukun Warga (RW) wilayah kumuh akan diperbaiki. "Perbaikan jalan dengan pelapisan ulang akan berlangsung November hingga akhir tahun," katanya di Jakarta, Kamis, 6 Oktober 2011. 

Menurut dia, anggaran sebesar Rp 20 miliar dialokasikan untuk perbaikan RW kumuh di lima wilayah di Jakarta. “Tiap wilayah mendapatkan anggaran untuk program pengentasan RW kumuh,” katanya.

Kasie Perencanaan Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta Bambang Suyitno, mengatakan proyek perbaikan jalan lokal di RW kumuh sedang dalam proses lelang. Proses lelang ditargetkan selesai bulan ini, sehingga bulan November pengerjaan bisa mulai berlangsung. “Untuk data jalan-jalan di RW kumuh yang akan diperbaiki dengan layer, silakan minta ke sudin PU jalan di masing-masing wilayah. Karena mereka yang punya data tersebut,” kata Bambang.

Berdasarkan data tahun 2009, RW kumuh di Jakarta ada sebanyak 265 RW. Dengan rincian, di wilayah Jakarta Barat masih terdapat 97 RW kumuh yang tersebar di 40 kelurahan dari delapan kecamatan. Di Jakarta Selatan masih terdapat 44 RW, terdiri atas 31 RW kumuh sedang dan 13 RW kumuh ringan

Sedangkan di Jakarta Timur terdapat 51 RW kumuh. Di Jakarta Pusat, ada 69 RW yang terdiri 24 kumuh ringan, 41 kumuh sedang, dan 4 kumuh berat. Di Jakarta Utara, ada 79 RW kumuh diantaranya di kawasan Marunda, Rorotan, Cilincing dan Kebonbawang.Di Kabupaten Kepulauan Seribu, keberadaan RW kumuh masih terdapat 4 RW kumuh dari 24 RW yang ada.

Selain perbaikan jalan RW kumuh, Dinas pekerjaan Umum juga menganggarkan perbaikan jalan dengan menggunakan sistem betonisasi di Jakarta Utara dan Jakarta Barat. "Banyak jalan rusak di kawasan ini karena terendam air, terkena rob dan dilewati angkutan berat," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta Ery Basworo.

Dinas menganggarkan Rp 100 juta untuk betonisasi dengan rincian Rp 50 juta di Jakarta Utara dan Rp 49 juta di Jakarta Barat. "Sisanya untuk jalan lokal yang perlu dibetonisasi," kata Ery. Proses lelang, kata dia, sudah berlangsung di Suku Dinas wilayah. "Rencananya pekerjaan akan berlangsung mulai November hingga empat bulan kedepan,"katanya.

AMANDRA MUSTIKA MEGARANI