foto

AP/Richard Drew

Dow Jones Kembali Naik 131 Poin

TEMPO.CO, New York—Saham – saham di bursa Wall Street naik tajam dalam dua hari beruntun karena adanya sinyal bahwa ekonomi Amerika Serikat (AS) tumbuh pada bulan September dan para pejabat Eropa sedang bergerak untuk mendukung perbankan kawasan tersebut menghadapi krisis.

Indeks saham utama Dow Jones industri pada perdagangan kembali naik 131,24 poin (1,21 persen) ke level 10,939. Indeks saham teknologi Nasdaq juga menguat 55,69 poin (2,32 persen) menjadi 2.460,51, serta indeks S&P 500 juga naik 20,08 poin (1,79 persen) ke posisi 1.144,03.

Meningkatnya optimisme tentang upaya Eropa untuk keluar dari krisis utang dan laporan data ekonomi AS yang menunjukkan perbaikan memicu penguatan saham di bursa New York pada perdagangan Rabu, 5 Oktober 201 eaktu setempat.

The Finansial Times Selasa lalu melaporkan bahwa pejabat Eropa sedang menjajaki upaya bersama untuk mendukung bank – bank kawasan memicu penguatan tajam di bursa Eropa, terutama saham perbankan.

Investor sebelumnya khawatir bahwa perbankan Eropa bisa mengalami kerugian yang besar bila pembayaran utang Yunani terhenti, karena mengalami default (gagal bayar utang). Hal ini bisa mmebuat harga – harga obligasi Yunanu yang dipegang oleh bank akan jatuh tajam.

Dan jika bank kondisinya kian memburuk dan menghentikan pinjaman bank lainnya dapat menyebabkan pasar kredit global akan kembali membeku seperti yang terjadi pada akhir 2008 setelah tragedi Lehman Brothers.

“Perdagangan dipasar saat ini berdasarkan sentimen dan bukan karena faktor fundamental,” kata Rob Stein, Kepala dari pengelola dana Astor Asset Management. “ Investor berharap bahwa penguatan yang terjadi kemarin merupakan tanda bahwa pasar telah mencapai dasar penurunan, namun masalah ekonomi belum berubah,” paparnya.

Para pemodal memperkirakan pertemuan antara pejabat bank sentral Eropa (ECB) dan bank sentral Inggris (BoE) yang akan membahas langkah – langkah tambahan meningkatkan kepercayaan investor pada system perbankan Eropa.

Wakil Presiden riset dari MF Global, Nick Kalivas mengemukakan, ada keengganan untuk bertaruh bahwa saham akan jatuh saat ada kemungkinan keluarnya pengumuman dari kawasan Eropa untuk membantu perbankan di akhir pekan.

Saham perbankan Eropa menguat tajam mencerminkan meningkatnya optimisme bahwa para pemimpin Eropa akan berhasil dalam membatasi damapak dari masalah utang Yunani. Credit Agricole sahamnya melonjak 10 persen, BNP Paribas menguat 9 persen. Bursa sahaun naik Jerman menguat 5 persen dan bursa Perancis juga naik 4 persen.

Data indeks sektor jasa ISM pada bulan September kemarin turun tipis menjadi 53 sesuai perkiraan para analis. Angka data pekerja yang menerima gaji meningkat 91 ribu dibulan kemarin. Ini memberikan sentimen positif bagi pasar.

Data ekonomi AS yang mengindikasikan tumbuh meskipun tipis mendorong turunnya harga obligasi sehingga mendoronng imbal hasil untuk tenor 10 tahun naik menjadi 1,9 persen dari posisi sebelumnya 1,82.

Saham Yahoo melonjak 10,1 persen setelah Reuters melaporkan bahwa Microsoft sedang mempertimbangkan tawaran untuk perusahaan. Saham pembuat Blackberry, Research in Motion juga melonjak 10 persen karena adanya spekulasi perusahaan tersebut kemungkinan akan dijual.

AP/VIVA B. KUSNANDAR