Jamaah haji menjalankan shalat Magrib di Masjidil Haram, Mekah, (17/12). Meski ribuan jemaah haji sudah meninggalkan Mekkah kembali ke tanah air masing masing, situasi Masjidil Haram tetap padat. TEMPO/Burhan
Topik
Jemaah Indonesia Paling Boros Air
TEMPO.CO, Jedah - Jemaah Indonesia paling disukai di pasar karena suka berbelanja buat oleh-oleh kerabat di kampung halaman. Namun, bagi warga Arab Saudi, jemaah Indonesia dinilai paling boros air.
"Jemaah Indonesia mandi tiga kali sehari, sedangkan jemaah negara lain mandi tiga hari sekali," demikan kabar dari situs Kementerian Agama, Kamis, 6 Oktober 2011.
Menurut salah seorang staf Kementerian Agama di Jedah, selain di pasar jemaah Indonesia sangat disenangi jika tinggal di rumah warga Kerajaan Arab Saudi. "Makanya mereka lebih suka warga kita mengontrak rumah mereka karena resik."
Dibandingkan warga negara lain, ujarnya, jemaah Indonesia paling bersih. "Setiap usai makan atau minum, warga Indonesia selalu mencucinya hingga bersih. Sedangkan warga lain selesai makan piring atau gelas dibuang."
Air merupakan komoditas "paling mahal" di Arab Saudi karena di sana sulit menemukan mata air seperti di Indonesia. Jadi mereka sangat irit pada penggunaan air. "Saya saja kalau mandi sret...sret, selesai," kata Kepala Daerah Kerja di Jedah.
Memang hampir mustahil menemukan mata air di negeri yang dikelilingi oleh "Bukit Batu" dan padang pasir kecuali mata air di Bukit Safa yang menghasilkan air zamzam. Karena itu Kerajaan Arab Saudi memanfaatkan air laut di sepanjang Laut Merah untuk memenuhi kebutuhan air.
Seperti yang pernah Tempo saksikan di sana, bagaimana Kerajaan mengelola air laut hingga layak minum. Kerajaan sengaja mendirikan tandon-tandon penyulingan air di tepi Laut Merah. Hasil dari penyulingan itu terdiri dari setidaknya tiga jenis air, yaitu air untuk konsumsi, air buat menyiram tanaman atau membersihkan mobil, dan air untuk mandi.
Dengan demikian, kendati tak memiliki sumber mata air seperti di Indonesia, warga Kerajaan tak kesulitan dengan air bersih untuk dikonsumsi, termasuk bagi jutaan jemaah haji dari berbagai negara yang ada di sana. "Tapi, sekali lagi, jemaah Indonesia lupa bahwa jumlah debit air di sana tak sehebat di Tanah Air."
ARAB NEWS | CA





