Moerdiono. TEMPO/Zulkarnain
Topik
Beberapa Bulan, Almarhum Moerdiono Koma Akibat Paru-paru Akut
TEMPO.CO, Jakarta -Mantan Menteri Sekretaris Negara Moerdiono sudah beberapa bulan koma karena penyakit paru-paru akut yang dideritanya. Kondisinya menurun sejak Selasa lalu.
Putra Moerdiono, Indrawan Budi Prasetyo, saat dihubungi, Jumat, 7 Oktober 2011, mengatakan dirinya baru bisa menjenguk ke Singapura pagi tadi. Rencananya Almarhum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan. “Tapi jamnya kami masih belum tahu,” kata Indrawan Budi Prasetyo.
Indrawan menjelaskan dirinya sedang mengurus jenazah almarhum di Rumah Sakit Gleneagles, Singapura, bersama sang kakak, Ninuk Mardiana Pambudy. Rencananya, jenazah akan disemayamkan di Kedutaan Besar RI di Singapura, besok pagi. “Setelah dari Kedubes baru diterbangkan ke Cengkareng,” kata dia.
Menurut Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Michael Tene, Moerdiono meninggal dunia, malam ini, di Rumah Sakit Gleneagles, Singapura. Tene mengaku belum mengetahui detail teknis pemulangan jenazah almarhum. Namun ia mengatakan, Kedutaan Besar RI di Singapura saat ini tengah mempersiapkan bantuan terkait hal tersebut.
Moerdiono, kelahiran Banyuwangi, 19 Agustus 1934, tercatat pernah menjabat sebagai Mensesneg era Presiden Soeharto, pada dua periode, yakni Kabinet Pembangunan V (21 Maret 1988-17 Maret 1993), dan Kabinet Pembangunan VI (17 Maret 1993-16 Maret 1998).
ISMA SAVITRI





