AP/Richard Drew
Topik
Infografis
Sentimen Global Buka Peluang Indeks Kembali Naik
TEMPO.CO, Jakarta - Dukungan bank sentral Eropa (ECB) terhadap perbankan Uni Eropa serta pernyataan Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) yang mampu memicu lonjakan saham di bursa Wall Street semalam dapat membawa angin segar bagi bursa lokal.
Indeks saham utama Dow Jones yang kembali berada diatas level 11.000 dapat meningkatkan rasa percaya diri bagi investor domestik untuk kembali melakukan akumulasi saham di bursa.
Indeks saham Utama Dow Jones pada perdagangan semalam kembali melonjak 183,38 poin (1,68 persen) ke level 11.123,33. Sehingga dalam tiga hari terakhir telah mebguat 468,poin (4,4 persen). Indeks saham teknologi Nasdaq menguat 46,31 poin (1,88 persen) ke posisi 2.506,82, serta indeks S&P 500 naik 20,94 poin (1,83 persen) ke level 1.164,97.
Analis dari PT eTrading Securities, Wisnu Karto menjelaskan, IHSG ditutup naik tajam dengan candlestick hampir membentuk full candle dengan ekor yang pendek mengindikasikan tekanan beli yang cukup besar.
“Naiknya indeks juga didukung oleh volume yang meningkat dan berada diatas garis pergerakan rata – rata (MA) 20 harian menunjukkan konfirmasi kenaikan hari yang terjadi hari ini,” paparnya.
Indikator indeks kekuatan relative (RSI) bergerak naik dari area oversold (jenuh jual) setelah melakukan perpotongan (golden cross) sehari sebelumnya, sedangkan indikator Stochastic menunjukkan potensi membentuk pola perotongan diarea oversold.
Wisnu memprediksikan indeks hari ini, Jumat 7 Oktober 2011, akan melanjutkan kenaikan dan bergerak dikisaran antara 3.366 hingga 3.524.
Pada perdagangan Kamis kemarin indeks berhasil melonjak 149,867 poin (4,55 persen) ke level 3443,106. Aksi beli yang dilakukan oleh investor asing mampu menopang indeks kembali berada di level 3.400.
Sedangkan analis dari PT Panin Sekuritas Tbk, Purwoko Sartono mengungkapkan, pergerakan indeks hari ini masih akan dipengaruhi oleh perkembangan yang terjadi di kawasan Eropa. Pergerakan indeks akan berada dalam rentang antara 3.360 hingga 3.479.
VIVA B. KUSNANDAR





