TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo
Topik
Sebanyak 7.800 Ton Beras Vietnam Masuk Kaltim
TEMPO.CO, Balikpapan – Sebanyak 7.800 ton beras Vietnam selama Oktober ini terus "mengguyur" beberapa kota dan kabupaten di Kalimantan Timur. Beras-beras impor ini datang secara bergelombang lewat jalur Pelabuhan Laut Semayang di Balikpapan. “Sudah dua kali kedatangan beras Vietnam,” kata Kepala Bulog Kalimantan Timur, Sugiatna, Jumat, 7 Oktober 2011.
Baru-baru ini, Pelabuhan Semayang membongkar kedatangan 3.800 ton beras asal Vietnam. Sebelumnya pekan lalu, sebanyak 4.000 ton beras asal Vietnam juga telah masuk Kaltim. Saat ini stok beras di gudang bulog Kaltim adalah sebanyak 12.200 ton. Dengan adanya kedatangan beras impor, stok beras mencukupi hingga 16.000 ton untuk kebutuhan Desember 2011,
Selain itu, Sugiatna juga mengandalkan pasokan beras lokal setempat dari Kutai Kartanegara, Penajam, Paser, dan Bulungan sebanyak 3.552 ton. Bulog menghargai beras petani seharga Rp 5.060 per kilogram.
Namun, kata Sugiatna, masyarakat juga dipersilahkan menjual di pasar umum karena memang harga di pasar jauh lebih tinggi dari harga yang ditetapkan pemerintah jika menjual di Bulog.
SG WIBISONO





