foto

Moerdiono. TEMPO/ Novi kartika

Moerdiono Akan Dimakamkan di Kalibata Besok Sore  

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Menteri Sekretaris Negara Moerdiono meninggal dunia di RS Gleneagles Singapura, Jumat 7 Oktober 2011 pukul 19.40 waktu Singapura.

"Saat ini almarhum berada di ruang ICU rumah sakit," kata Poppy Dharsono, istri almarhum, di Singapura, saat dihubungi Tempo, malam ini.

Menurut Poppy, almarhum telah dua bulan dirawat di rumah sakit tersebut, atau sejak 5 Agustus 2011. Almarhum sendiri telah menjalani berbagai perawatan terkait kanker paru yang dideritanya selama 17 bulan.

Rencananya, almarhum akan disemayamkan di KBRI malam ini. Besok sekitar pukul 10.00 waktu setempat almarhum akan dibawa ke Indonesia. "Rencananya jam 3 sore akan dimakamkan di (Taman Makam Pahlawan) Kalibata," ujar Poppy.

Saat ini almarhum ditunggui oleh keluarga besarnya.

Moerdiono lahir di Banyuwangi, 19 Agustus 1934.  Ia menjabat Menteri Sekretaris Negara Kabinet Pembangunan IV (1983-1988), Mensesneg Kabinet Pembangunan V (1988-1993) dan Mensesneg Kabinet Pembangunan VI (1993-1998).

Setelah mengenyam pendidikan di Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) Malang tahun 1957 dan Lembaga Administrasi Negara (1967), Moerdiono memulai kariernya menjadi Staf Sekretariat Negara (1966), Asisten Menteri Sekretaris Negara Urusan Khusus (1972) dan Sekretaris Kabinet (1981-1983).



 



Moerdiono aktif juga sebagai Ketua PB Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (PB Pelti) dan Ketua Panitia Koordinasi Kerja Sama Teknik Luar Negeri.

Moerdiono menerima penghargaan Bintang Yudha Dharma Nararya (1986), Bintang Mahaputera Adipradana (1987), dan Doktor Honoris Causa dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya 1994.

ERWIN Z