www.123rf.com
Topik
Infografis
Polisi Didesak Usut Tertembaknya Wakil Ketua DPD Golkar Sumenep
TEMPO.CO, Surabaya - Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Jawa Timur Martono mendesak polisi segera mengungkap kasus peluru nyasar yang menewaskan Wakil Ketua DPD Golkar Sumenep M. Ridwan. "Pagi ini kita sudah terjunkan tim advokasi ke Sumenep, semuanya harus clear dan diusut tuntas," kata Martono, Jumat, 7 Oktober 2011.
Tim yang beranggotakan bagian hukum DPD Golkar itu saat ini langsung ke Sumenep untuk menyokong tim hukum bentukan DPD Golkar Sumenep.
Golkar, tambah Martono, segera melayangkan gugatan hukum jika peluru nyasar yang mengenai kepala korban benar adalah peluru polisi. "Polisi itu ada SOP-nya, ini korban sedang antre di kios jamu, tapi tiba-tiba kepalanya terkena peluru," ujarnya.
Martono mengaku kaget atas insiden tersebut. Dia juga baru saja mendapatkan laporan dari Ketua DPD Golkar Sumenep Iwan Budiharto terkait insiden tersebut.
Dari laporan yang dia terima, insiden tersebut terjadi pada Kamis, 6 Oktober 2011 sekitar pukul 21.30 waktu setempat, ketika korban sedang membeli jamu di sebuah toko di dekat alun-alun Kota Sumenep.
Saat itu, ketika duduk di kursi karena sedang mengantre jamu, korban tiba-tiba tersungkur dengan kepala berdarah. Semula, korban dikira terkena stroke. "Namun setelah dibawa ke rumah sakit, ternyata ditemukan peluru di batok kepala korban," ujar Martono.
Dihubungi terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur Komisaris Besar Polisi Rachmat Mulyana mengakui peluru nyasar itu milik polisi. Peristiwa tersebut terjadi ketika ada pengejaran terhadap tersangka pelaku pencurian sepeda motor di sekitar alun-alun Kota Sumenep. "Kita sudah koordinasi dan petugas di lapangan sebenarnya sudah sesuai SOP," kata Rachmat. Untuk kasus ini, polisi mengaku juga telah meminta maaf kepada keluarga korban.
Saat ini, petugas dari Propam Polres Sumenep masih terus mendalami kasus ini dengan memeriksa polisi yang melakukan pengejaran terhadap pencuri sepeda motor di sekitar alun-alun Sumenep itu.
FATKHURROHMAN TAUFIQ





