foto

Sri Sultan Hamengku Buwono X. TEMPO/Imam Sukamto

Sultan Mantu, Presiden dan Wapres Hadir  

TEMPO.CO, Yogyakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono diundang dalam perhelatan pernikahan Gusti Kanjeng Ratu Bendara dengan Kanjeng Pangeran Haryo Yudhonegoro pada 18 Oktober mendatang.

Presiden dan Wapres akan hadir dalam resepsi di Bangsal Kencana, Keraton Yogyakarta, pukul 10.00 WIB. "Resepsi di keraton hanya khusus tamu VVIP," kata Yudhonegoro saat ditemui di Kepatihan kemarin. Sedangkan resepsi di bangsal Kepatihan, yang berlangsung pada pukul 19.00 WIB, mengundang tamu VIP, seperti duta besar, pejabat pemerintahan, tokoh masyarakat, dan kerabat.

Kemarin, Yudhonegoro, yang mempunyai nama asli Achmad Ubaidillah, terlihat sedang mengecek lokasi resepsi di bangsal Kepatihan. Beberapa pekerja sedang memasang lampu hias yang telah dicuci dan diganti bohlamnya. "Ini pertama kalinya saya ke Kepatihan," kata Yudhonegoro, yang mengaku ingin memastikan posisi tempat duduk para tamu dan tempat pelaminan. "Saya lihat sudah sempurna. Persiapan di sini sudah 90 persen selesai."

Sementara itu, calon istrinya, yang memiliki nama asli Gusti Raden Ajeng Nur Astuti Wijareni, mengatakan tengah mempersiapkan ubarampe langkahan. Pasalnya, Wijareni melangkahi kakaknya, Gusti Raden Ajeng Nurabra Juwita, yang belum menikah. "Isinya sepatu, tas, dan pakaian. Tapi belum ketemu," kata dia di Keraton Kilen. Total persiapan perhelatan itu mencapai 80 persen.

Sementara itu, Kepala Biro Umum Hubungan Masyarakat dan Protokol Daerah Istimewa Yogyakarta Sigit Haryanto menjelaskan ada 3.500 tamu yang diundang di bangsal Kepatihan. Bagi para tamu itu akan disediakan tenda di sisi utara, selatan, dan barat bangsal. Sedangkan area parkirnya di alun-alun utara. "Kami menyediakan lima bus untuk mengantar tamu dari alun-alun ke Kepatihan," kata Sigit.

Baik iring-iringan kereta yang membawa pasangan pengantin maupun kendaraan tamu akan melewati jalur dari Alun-alun ke utara, langsung ke Jalan Malioboro. "Jadi melawan arus," Sigit menambahkan.

Sementara itu, wartawan yang meliput acara akan disediakan media center dengan 10 unit komputer. Ada dua media center, yakni di Magangan, Keraton, dan Kepatihan.

PITO AGUSTIN RUDIANA