Ayu Fani Damayanti. TEMPO/ Nickmatulhuda
Topik
Petenis Asing Mendominasi ''Test Event'' Tenis SEA Games
TEMPO.CO, Palembang - Petenis asing masih menjadi momok yang menakutkan bagi tim tenis Indonesia. Hal itu terlihat jelas dalam kejuaraan tenis yang berlangsung di Palembang dalam satu pekan terakhir. Sebagai tuan rumah Indonesia hanya mampu menempatkan satu wakil di partai final di bagian putri. Sedangkan di bagian putra tampaknya keberuntungan belum berpihak.
Di partai putra, petenis muda Jepang Hiroki Kondo meraih hadiah US$ 1.950 setelah berhasil mengalahkan petenis Thailand Danai Yoomchoki di partai final. Adapun petenis putri hanya mampu finis di urutan kedua setelah Ayu Fany Damayanti dikalahkan petenis asal Prancis di final.
Pada partai putri, petenis unggulan pertama Prancis Iryna Bremond berhasil menjuarai turnamen Garuda Indonesia Championships di Palembang, 3-9 Oktober 2011. Bremond mengalahkan petenis unggulan keempat asal Indonesia Ayu Fani Damayanti (6-2 6-3) pada partai final tunggal putri di Stadion Tenis Bukit Asam Jakabaring, Palembang, Minggu, 9 oktober.
Pada game-game awal set pertama terjadi pertarungan sengit untuk memperebutkan poin.
Namun kepiawaian Bremond dalam penempatan bola tak mampu diimbangi Ayu yang tercatat hanya berperingkat 260 ITF. Meskipun sempat memberikan perlawanan dengan terjadinya beberapa deuce pada game kelima dan keenam, akhirnya set pertama ditutup dengan mudah oleh Bremond dengan skor 6-2.
Pada game ketiga dan keempat, Ayu kembali tertinggal dengan skor 3-1. Perebutan poin kembali terjadi pada game kedelapan setelah Bremond sempat memimpin pada game ketujuh dengan skor 4-3.
Bremond yang mendominasi permainan sejak set kedua dengan mengandalkan pukulan-pukulan keras semakin tidak dapat dikendalikan Ayu. Skor pada game ke delapan berakhir 5-3 untuk keunggulan Bremond.
Pada game kesembilan kembali terjadi pertarungan sengit antara dua petenis itu. Ayu yang tidak mau menyerah begitu saja berusaha menahan laju Bremond yang ingin segera mengakhiri pertandingan.
Bremond yang mengalami luka pada lutut kanan karena terjatuh berupaya memberikan perlawanan.
Akhirnya pertandingan set kedua itu dimenangi Bremond dengan skor 6-3.
Berdasarkan hasil itu Bremond berhak atas hadiah US$ 2.940 ribu, sementara Ayu mendapatkan US$ 1.666. "Saya akan datang lagi ke Palembang pada tahun depan untuk mempertahankan gelar dan semoga Sumatera Selatan sukses dalam menggelar SEA Games," ujar Bremond.
Pada semifinal Bremond mengalahkan unggulan ke-7 L. Kumkhum asal Thailand dengan skor 6-1 6-2.
Sementara pada perempat final dia menaklukkan petenis Indonesia Lavinia Tananta 6-1 6-0. Di perdelapan final Bremond mengempaskan Yana Sizukova 6-3 6-1.
Sementara Ayu mengaku tidak dapat mengimbangi permainan Bremond karena fisiknya sudah terkuras pada semifinal tunggal putri dan ganda putri, kemarin, yang berlangsung di tempat yang sama.
"Kondisi cuaca panas semakin membuat fisik saya terkuras apalagi secara kualitas lawan memang berada di atas saya," ujar petenis asal Bali ini.
PARLIZA HENDRAWAN





