foto

Julian Aldrin Pasha. ANTARA/Pandu Dewantara

SBY Tak Gelar Uji Kelayakan untuk Calon Menteri Baru

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak akan melakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap calon menteri dalam perombakan (reshuffle) Kabinet Indonesia Bersatu II. Pada saatnya nanti SBY akan langsung menetapkan siapa-siapa yang mengisi kabinet yang dipimpinnya itu.

Keputusan merombak kabinet tanpa melalui fit and proper test ini muncul setelah Presiden SBY dan Wakil Presiden Boediono melakukan simulasi kabinet pada pekan lalu. "Tidak perlu kandidat, langsung ditetapkan," kata juru bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha di Istana Negara, Senin 10 Oktober 2011.

Hal itu berbeda saat SBY akan membentuk kabinet di awal masa pemerintahannya. Dia memilih menteri melalui uji kelayakan dan kepatutan dengan bentuk wawancara di Puri Cikeas, kediaman pribadi SBY. Seleksi ini dilakukan secara ketat. Bahkan beberapa orang menteri tidak lolos meski sudah menjalani wawancara. Salah satunya, Nila Anfasa Moeloek yang gagal menjadi Menteri Kesehatan. Pos kementerian itu akhirnya diisi oleh calon lainnya, Endang Rahayu Sedyaningsih.

Julian menuturkan, perlu atau tidaknya uji kelayakan dan kepatutan menteri-menteri tidak perlu diperdebatkan. Presiden SBY sendiri sudah mempertimbangkan nama-nama yang paling pas bersama Wakil Presiden Boediono. "Kita percayakan mekanisme berjalan dengan baik dan kita percayakan kabinet sesuai dengan harapan untuk meningkatkan kinerja pemerintah," kata dia.

Nantinya, kata Julian, Presiden SBY akan mengumumkan secara langsung susunan kabinet hasil reshuffle. Namun sebelumnya SBY akan memberikan pidato politik terkait kebijakannya untuk mempersiapkan tahun ketiga masa pemerintahan.

Ditanya kemungkinan pengumuman kabinet baru akan dilakukan pada 17 Oktober 2011 mendatang, ia enggan menegaskan. "Kalau ada yang bilang (pengumuman) pada 17 Oktober, silakan saja. Tapi bukan saya yang ngomong. Yang jelas sebelum 20 Oktober," kata Julian.

Agenda kegiatan Presiden SBY sendiri pada pekan ini cukup padat. Dia dijadwalkan melakukan kunjungan ke Bangka Belitung pada Rabu sampai Kamis, 12-13 Oktober 2011. Selanjutnya, pada Rabu 19 Oktober hingga 21 Oktober 2011, SBY juga akan berkunjung ke Lombok dan Bali.

EKO ARI WIBOWO