foto

Mochtar Buchori. TEMPO/Arie Basuki

Tokoh Pendidikan Mochtar Buchori Tutup Usia  

TEMPO.CO, Jakarta - Tokoh pendidikan Mochtar Buchori meninggal dunia pada usia sekitar 86 tahun. Ia meninggal setelah berjuang melawan komplikasi penyakit yang dideritanya sejak beberapa tahun terakhir.

"Bapak saya meninggal dalam perjalanan ke Rumah Sakit dr Suyoto sekitar pukul 20.00 WIB," kata Ari Anggari, anak sulung Mochtar, saat ditemui di kediamannya, Puri Bintaro, PB 8 Bintaro Jaya, Sektor 9, Tangerang Selatan, Ahad malam, 9 Oktober.

Dosen Sastra Prancis Universitas Indonesia itu mengatakan Mochtar mengidap penyakit jantung, diabetes, hipertensi, serta gangguan fungsi ginjal. Namun kondisinya memburuk sekitar setahun lalu.

"Kesehatannya semakin menurun saat beliau terjatuh, sehingga harus dioperasi karena mengalami pendarahan otak sekitar Juli lalu," ucap dia.

Mochtar adalah tokoh yang banyak menyiarkan ilmu pendidikan, mulai menerbitkan buku hingga menulis di sejumlah media. Pria kelahiran 9 Desember 1926 itu pernah menduduki sejumlah jabatan penting di IKIP Bandung dan Universitas Indonesia.

Ia meninggalkan istri Soemanah, dan lima anak, yakni Ari Anggari, Bintarti, Chitrawati, Damayanti, dan Eko Satya Putra.

Ari mengatakan kondisi ayahnya sempat membaik beberapa hari ini. Ia mulai bisa melatih kakinya untuk berjalan, tetapi tiba-tiba kondisi kesehatannya kembali menurun.

Padahal, kata Ari, ayahnya sedang mempersiapkan diri menghadiri undangan ceramah pendidikan di Universitas Prasetya Mulya. "Acaranya tanggal 3 November."

Ia mengakui bahwa orang tuanya sangat perhatian dengan dunia pendidikan. Itu terlihat dari tulisan-tulisannya yang banyak merespons kondisi pendidikan di Indonesia. "Beliau pernah menulis buku soal pendidikan sejak zaman penjajahan hingga merdeka," ujar dia.

Sebagai seorang bapak, kata Ari, Mochtar juga menjadi sebuah inspirasi. Wejangan yang diberikan sangat bijaksana.  "Kita memperoleh sesuatu karena kemampuan kita, bukan karena ada hubungan atau jaringan, tetapi karena usaha kita, " kata dia mengutip wejangan Mochtar.

Mochtar disemayamkan di rumah duka Puri Bintaro, PB 8 Bintaro Jaya, Sektor 9, Tangerang Selatan. Mochtar bakal dimakamkan setelah salat Zuhur di Pemakaman Tanah Kusir.

TRI SUHARMAN