Seorang pekerja mengumpulkan jeriken berisi air zamzam yang diambil dari sumbernya di Pudai, Mekkah, Arab Saudi (17/10). Setiap jamaah akan membawa air tersebut kembali ke negaranya. ANTARA/Saptono
Topik
Pemerintah Saudi Tebar 32 Juta Liter Air Zamzam
TEMPO Interaktif, Jakarta: Berhaji tanpa minum air zamzam itu bak sayur tanpa garam. Itu sebabnya Kantor Al-Zamazima, dinas yang mengurusi ari zamzam di Arab Saudi, bekerja keras membagikan air pernuh berkah ini kepada jamaah haji. Mereka bahkan sampai merekrut 1.000 orang tenaga kerja selama musim haji ini.
"Kami berencana membagikan air zamzam di tiga kota, Jeddah, Mekah dan Madinah" kata , Sulaiman Abu Ghelya. Tahun lalu, Abu Ghelya menambahkan, dinasnya membagikan 32 juta liter air suci itu.
Rencana pembagian itu akan dimulai 13 Oktober 2011. Mereka akan membagikan air zamzam dalam kantong plastik kecil di pusat penerimaan jamaah haji di Jeddah dan Madinah. Di kedua kota inilah jamaah haji baru mendarat.
Rencana kedua, air zamzam akan dibagikan di pemondokan jamaah haji di Mekah mulai 13 Oktober hingga 13 November. Setiap jamaah mendapatkan paket air 20 liter.
Adapun, rencana ketiga dimulai 10 November sampai 6 Desember. "Setiap jamaah akan diberi kantong plastik berisi 1,5 liter air zamzam sebagai hadiah untuk dibawa pulang," ujar Abu Ghelya seperti dikutip Arab News. Dia menambahkan, semua bus dan kendaraan pengangkut jamaah haji akan disuplai dengan air zamzam yang cukup untuk melayani jamaah.
Untuk urusan air zamzam ini, pemerintah Arab Saudi, tak mau asal-asalan. Menteri Haji Fouad Al-Farsy bahkan mengeluarkan instruksi khusus. Salah satu instruksinya adalah produksi sekitar 100.000 kontainer tambahan masing-masing berisi 20 liter zamzam. Air itu kini sudah ditumpuk di gudang sebagai cadangan.
BS





