foto

Bursa saham. ANTARA/Sigid Kurniawan

Ikuti Wall Street, IHSG Melonjak 81 Poin  

TEMPO.CO, Jakarta - Menguatnya indeks Dow Jones hampir 3 persen yang kemudian diikuti oleh bursa regional mampu memicu penguatan bursa domestik. Bank Indonesia yang diluar dugaan menurunkan suku bunga acuannya BI Rate 25 basis poin (bsp) juga turut menopang kenaikan indeks.

Setelah bertahan di level 6,75 persen selama delapan bulan, akhirnya BI rate diturunkan 25 basis poin menjadi 6,5 persen. Penurunan BI rate ini langsung direspon positif oleh para investor dengan kembali melakukan akumulasi saham yang sensitif terhadap inflasi dan suku suku bunga, yaitu saham perbankan dan industri dasar.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Selasa, 11 Oktober 2011, ditutup naik 80,669 poin (2,34 persen) ke posisi 3.531,753. Indeks bahkan sempat menguat lebih dari 110 poin ke 3.563.

Analis dari PT Valbury Securities, Nico Omer Jonckheree, menjelaskan melonjaknya Dow Jones lebih dari 330 poin dan positifnya bursa Asia mampu kenaikan indeks sejak awal perdagangan.

Penurunan suku bunga BI Rate 25 bsp bisa memulihkan kepercayaan investor karena bank sentral dianggap berani melakukan sesuatu untuk mendorong perekonomian. ”Dengan turunnya suku bunga, dalam jangka pendek dapat menggerakkan sektor riil,” kata Nico.

Dengan naiknya indeks yang cukup signifikan dan turunnya suku bunga akan berubah sentimen pasar dalam jangka pendek. Tren indeks juga berubah dari turun menjadi ke samping. Jika mampu menembus level 3.580, maka tren indeks akan kembali menguat. Meski demikian, masalah Yunani yang berada di ambang gagal bayar masih akan menjadi perhatian investor global, sehingga bisa mempengaruhi pergerakan indeks ke depan. ”Kendati mengalami penundaan, Uni Eropa pasti akan menyelamatkan Yunani,” ujarnya.

Volume perdagangan hari ini mencapai 6,17 miliar lembar dengan nilai Rp 5,07 triliun serta frekuensi 153,7 ribu kali transaksi. Harga 203 saham naik, hanya 27 saham yang turun, serta 67 saham lainnya stagnan. Dan investor asing mencatat pembelian bersih Rp 591,2 miliar.

Saham-saham yang turut mendukung pergerakan indeks kali ini antara lain Astra International (ASII) melonjak Rp 1.750 ke Rp 65.900, Bank BCA (BBCA) naik Rp 250 ke Rp 7.750, Bank BRI (BBRI) menguat Rp 200 ke Rp 6.250, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 200 ke Rp 6.450, serta Tambang Bukit Asam (PTBA) juga menguat Rp 1.250 menjadi Rp 15.100 per saham.

Dari kawasan regional, bursa Hong Kong sore ini menguat 2,43 persen, bursa Shanghai naik 0,62 persen, bursa Tokyo menguat 1,95 persen, bursa Taiwan naik melesat Rp 2,59 persen, serta bursa Seoul juga naik 1,62 persen.

VIVA B. KUSNANDAR