foto

British Airways 747 dan Virgin Atlantic. AP/Alastair Grant

Virgin Atlantic Incar BMI

TEMPO.CO, London - Maskapai poenerbangan asal Inggris, Virgin Atlantic Airways, tengah menjajaki pembelian BMI, unit usaha maskapai Lufthansa Jerman yang berbasis di Iggris. "BMI amat berharga dan kami ingin melihat, apakah ada cara menjalankan kedua perusahaan ini bersama-sama," kata CEO Virgin Atlantic, Steve Ridgway kepada Bloomberg, Selasa 11 Oktober 2011 .

Ridgway mengatakan, bos Virgin, Richard Branson, telah menyatakan minat untuk membeli BMI lebih dari satu dekade lalu. Keinginannya memuncak setelah CEO Lufthansa, Christoph Franz, membuka kemungkinan penjualan BMI.



Lagipula secara bisnis, pembelian BMI memungkinkan Virgin untuk mengkombinasikan layanan angkut jarak jauh mereka dengan layanan jarak dekat. Hal ini, kata Ridgway, juga memungkinkan BMI untuk menjadi operator kedua terbesar di Bandara Heathrow London, setelah British Airways. "Kami tertarik akan masa depan BMI, bisnis kami saling melengkapi." ujarnya.

Selain BMI, Virgin masih mencari investor potensial maupun mitra untuk aliansi global mereka. Keinginan ini terus menguat, setelah Branson melihat otoritas antitrust Eropa mengizinkan kerjasama British Airways dengan Iberia Spanyol. "Ada beberapa pilihan menarik bagi kami, tapi kami belum mengambil keputusan apapun," kata Ridgway.

FERY FIRMANSYAH