REUTERS/Hassan Ali
Topik
Jemaah Indonesia Mulai Berdatangan di Mekah
TEMPO.CO, Mekah - Jemaah calon haji Indonesia mulai berdatangan di Mekah hari ini, Selasa 11 Oktober 2011, setelah selama sembilan hari berada di Madinah untuk menjalankan Arbain.
"Mulai hari ini jemaah sudah mulai berdatangan sampai nanti jelang puncak haji," kata Kepala Sektor 3 Shoim Munawar kepada pers di Mekah, Selasa, 11 Oktober 2011.
Keberadaan jemaah calon haji Indonesia di Mekah diawali dengan kedatangan 447 jemaah yang berasal dari kelompok terbang (kloter) BTH 1 yang merupakan jemaah asal Provinsi Jambi.
Mereka tiba di Mekah pukul 01.50 waktu Arab Saudi atau 5.50 WIB dan menginap di pemondokan yang jaraknya dari Masjidil Haram sekitar 1,5 kilometer.
Kloter dari Jambi tersebut merupakan kloter pertama jemaah asal Indonesia yang mendarat di Arab Saudi pada 2 November.
Shoim mengatakan sebenarnya ada 450 calon haji yang masuk dalam kelompok itu, tapi satu orang sakit dan dirawat di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Mekah. Adapun dua orang lainnya masih tertahan urusan administrasi di Madinah. "Diharapkan jemaah yang tertahan urusan administrasi bisa segera menyusul kemari," kata dia.
Jemaah dalam kloter ini selama di Mekah diinapkan di pemondokan wilayah Zumaizah.
Dikatakan Shoim, mengingat jarak penginapan menuju Masjidil Haram kurang dari 2 kilometer, tidak disediakan bus bagi jemaah yang ingin menuju masjid itu. "Sesuai dengan ketentuan pemondokan yang jaraknya menuju Masjidil Haram kurang dari dua kilometer, maka tidak disediakan bus," katanya.
Dari jemaah yang masuk di pemondokan terdapat 198 orang masuk kategori risiko tinggi. Sejumlah 15 orang di antaranya perlu pemantauan khusus.
Penyambutan jemaah pertama yang datang di Mekah itu dihadiri Kepala Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Syairozi Dimiyathi dan Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Mekah Arsyad Hidayat.
ANTARA| LIS





