REUTERS/Lucas Jackson
Topik
Infografis
Investor Hati-hati, Wall Street Ditutup Beragam
TEMPO.CO, New York - Indeks bursa saham New York pada perdagangan semalam ditutup beragam di tengah minimnya volume transaksi. Investor yang bersikap hati-hati menjelang musim keluarnya laporan keuangan serta menunggu hasil pemungutan suara parlemen Slovakia untuk mendukung perluasan dana talangan Eropa membuat Wall Street bergerak datar.
“Ini benar-benar awal musim untuk melihat apakah laba kuartal kemarin akan seburuk data ekonomi yang ditunjukkan pada bulan Agustus dan September kemarin,” kata Paul Note, direktur manajer dari Dearborn Partner.
Indeks Dow Jones pada perdagangan Selasa, 11 Oktober 2011, ditutup turun 16,88 poin (0,2 persen) menjadi 11.416,30. Tujuh belas dari 30 komponen Dow Jones turun. Sedangkan indeks saham teknologi Nasdaq berhasil menguat 16,98 poin (0,7 persen) ke 2.583,03. Indeks S&P 500 juga naik tipis 0,65 poin (0,1 persen) menjadi 1.195,54.
Saham Alcoa Inc ditutup naik 2,1 persen karena adanya harapan bahwa labanya akan tumbuh. Namun setelah pasar tutup, perusahaan pembuat aluminium tersebut melaporkan labanya US$ 172 miliar (15 sen per saham), lebih rendah dari perkiraan analis sebesar 22 sen per saham, membuat sahamnya langsung anjlok 5,34 persen.
Perdagangan berjalan sangat hati-hati karena investor juga menanti hasil perkembangan dari Slovakia, di mana parlemen negara tersebut menunda pemungutan suara untuk mendukung perluasan European Finansial Stability Facility (EFSF). Setelah pasar tutup, parlemen Slovakia akhirnya menolak rencana perluasan dana talangan 440 miliar euro (US$ 600 miliar) sehingga menyulitkan upaya kawasan memperbaiki krisis utang dan juga mengakibatkan jatuhnya pemerintah yang sedang berkuasa.
“Hari ini, pasar istirahat setelah kemarin diberikan dukungan dari pernyataan Presiden bank sentral Eropa (ECB) dan Presiden Prancis Nicolas Sakozy yang mengupayakan perluasan bantuan Eropa,” papar Nolte.
Senin lalu, saham Wall Street berhasil menguat hampir 3 persen setelah pemimpin Jerman dan Prancis berjanji untuk merancang strategi untuk menghadapi masalah utang kawasan serta Presiden Komisi Eropa Jose Manuel Barroso mengatakan akan meluncurkan sebuah proposal untuk merekapitalisasi perbankan Eropa.
MARKETWATCH | VIVA B. KUSNANDAR





