TEMPO/Dasril Roszandi
Topik
Infografis
Laju Indeks Mulai Tertahan
TEMPO.CO, Jakarta - Pada perdagangan Selasa kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) berhasil naik 80,66 poin (2,34 persen) ke level 3.531,75. Melonjaknya indeks Dow Jones hampir tiga persen serta diturunkannya suku bunga BI Rate 25 basis poin menjadi 6,5 persen sempat memicu indeks naik lebih dari 110 poin ke 3.563, kemarin.
Setelah kemarin menguat cukup signifikan, hari ini kenaikan indeks mulai terbatas seiring beragamnya indeks saham Wall Street dan kekhawatiran masalah Eropa kembali menjadi fokus investor.
Analis dari PT eTrading Securities, Wisnu Karto, mengemukakan bahwa setelah menguat cukup tajam kemarin, batas atas indeks berikutnya di level 3.579. Indikator Stochastic dan MACD (pergerakan rata-rata) bergerak naik dan berada di area positif.
“Namun demikian, investor harus hati-hati karena indeks dalam sepekan telah naik cukup tajam sehingga rawan terjadi koreksi,” paparnya.
Pergerakan indeks hari ini akan berada dalam kisaran antara 3.490 hingga 3.579 dan saham-saham yang bisa dikoleksi investor, antara lain Tambang Bukit Asam (PTBA), Japfa Comfeed (JPFA), serta Harum Energy (HRUM).
Purwoko Sartono, analis dari PT Panin Sekuritas Tbk, juga mengemukan bahwa dorongan kenaikan indeks hari ini mulai tertahan karena telah menguat dalam dua hari terakhir. Pergerakan indeks hari ini akan berada dalam rentang antara 3.490 hingga 3.580.
Positifnya bursa regional karena adanya komitmen pemimpin Eropa untuk mengatasi krisis utang mampu memicu kenaikan indeks, kemarin. “Maraknya perdagangan kemarin juga diwarnai oleh langkah BI yang di luar prediksi menurunkan suku bunga acuannya, BI Rate, menjadi 6,5 persen,” tutur Purwoko.
VIVA B. KUSNANDAR





