foto

TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Investor Asing Mulai Masuk, Indeks Terus Melaju  

TEMPO.CO, Jakarta - Kuatnya harapan bahwa Uni Eropa akan mengambil langkah-langkah yang lebih serius untuk menanggulangi masalah utang kawasan kembali memicu penguatan bursa Asia yang berimbas pula terhadap kenaikan indeks lokal.

Positifnya bursa Asia dan masuknya kembali investor asing kembali menopang pergerakan indeks kali ini. Investor asing di sesi pertama ini kembali mencatat penjualan bersih Rp 443,5 miliar. Saham sektor perkebunan, pertambangan, serta industri kembali diburu investor dan membuat indeks kembali menguat cukup signifikan siang ini.

Di perdagangan sesi pertama, Kamis, 13 Oktober 2011 siang ini, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia ditutup naik 56,751 poin (1,56 persen) ke level 3.692,682. Saham Astra International kembali memimpin pergerakan indeks siang ini.

Saham yang berpindah tangan mencapai 5,38 miliar dengan nilai transaksi Rp 3,13 triliun, serta frekuensi 1101,28 ribu kali. Harga 180 saham naik, 45 saham turun, serta 59 saham lainnya stagnan. Dan investor asing mencatat penjualan bersih Rp 443,5 miliar.

Saham-saham yang mendongkrak indeks kali ini, antara lain Astra International (ASII) melonjak Rp 1.500 menjadi Rp 67.450, Bank BCA (BBCA) naik Rp 150 ke Rp 8.100, United Tractor (UNTR) naik Rp 900 ke Rp 23.450, Indofood (INDF) menguat Rp 300 ke Rp 5.600, serta Bank Danamon (BDMN) juga naik Rp 250 ke Rp 5.050 per saham.

Analis dari MNC Securities, Edwin Sebayang, mengemukakan menguatnya bursa regional dan diturunkannya suku bunga patokan BI Rate sebesar 25 basis poin kembali menjadi pemicu kenaikan indeks.

“Indeks Dow Jones yang kembali naik lebih dari 100 poin dan Parlemen Slovakia yang akhirnya setuju untuk memperkuat EFSF mampu mendorong penguatan bursa Asia, termasuk bursa Jakarta,” paparnya.

Saham-saham yang layak dikoleksi oleh para pemodal, antara lain Astra International, Indo Tambangraya, Tambang Bukit Asam, Akra Corporindo, Gudang Garam, serta Tunas Baru Lampung. Dan indeks hari ini diperkirakan akan bergerak dalam kisaran antara 3.555 hingga 3.717.

Pada perdagangan Rabu kemarin, investor asing mencatat penjualan bersih Rp 581 miliar sehingga sejak awal tahun (3 Januari) lalu, asing telah berhasil mencatat pembelian bersih Rp 2,84 triliun.

VIVA B. KUSNANDAR