foto

Ciputra

Penjualan Ciputra Grup Sampai September Rp 3,14 Triliun

TEMPO.CO, Jakarta - Total penjualan grup Ciputra hingga September 2011 mencapai Rp 3,14 triliun. Penjualan banyak didorong oleh proyek-proyek yang dikerjakan perusahaan properti itu pada tahun ini.

"Total proyek yang ditandatangani mulai tahun ini sebanyak 12 proyek. Bertambahnya proyek yang kami tangani akan terus menopang pertumbuhan perusahaan ke depannya," ujar Tulus Santoso, Direktur PT Ciputra Development Tbk, usai pertemuan pers di Galeri Ciputra, Jakarta, Kamis, 13 Oktober 2011.

Untuk tiga perusahaan terbuka di bawah naungan grup Ciputra, yakni Ciputra Development Tbk yang membawahi Ciputra Surya Tbk dan Ciputra Property Tbk, menurut Tulus, menyumbang penjualan hingga Rp 2,8 triliun. "Setiap perusahaan menyumbang secara merata," katanya.

Hingga Juni 2011, Ciputra Development dan anak usaha menghasilkan pendapatan Rp 927,8 miliar atau naik 29,9 persen dibandingkan periode sebelumnya Rp 714,2 miliar. Peningkatan pendapatan perseroan juga mempengaruhi peningkatan laba bersih perseroan sebesar Rp 217,2 miliar, meningkat 40,3 persen dibandingkan laba bersih hingga Juni tahun lalu sebesar Rp 154,8 miliar.

Direktur Utama Ciputra Development Candra Ciputra mengatakan, penjualan itu didukung oleh kondisi perekonomian Indonesia yang relatif membaik jika dibandingkan kondisi negara pada 1997-1998 lalu.
Perusahaan juga banyak mengembangkan proyek di luar Jakarta. "Tren properti saat ini masih sangat naik. Di Singapura hanya tumbuh 2 persen, sedangkan Cina 5-6 persen. Pasar di Indonesia masih terbuka lebar," kata dia.

Ciputra Group saat ini memiliki tiga subholding, yakni subholding 1 yang dipimpin oleh Budiarsa Sastrawinata dan Rina Ciputra, subholding 2 oleh Harun Hajadi dan Junita Ciputra, dan subholding 3 oleh anak kembar Ciputra, Candra dan Cakra Ciputra.

Budiarsa dan Rina menangani Citra Garden City, Citra Raya Tangerang, CitraGrand City Palembang, Century 21, unit bisnis media lewat Sedaya Citra Media (Grup Bintang), Artpreneurship Center, dan proyek kota baru di Hanoi, Phnom Penh, dan Shenyang.

Subholding 2 yang dipimpin Harun Hajadi dan Junita Ciputra menangani 30 proyek perumahan dan properti komersial di berbagai kota di Indonesia. Sementara subholding 3 oleh Candra dan Cakra Ciputra tengah mempersiapkan proyek properti di Pangkal Pinang, Tegal, dan Pontianak.

SUTJI DECILYA