Usia Tertua Calon Haji Asal Sleman 91 Tahun

Usia Tertua Calon Haji Asal Sleman 91 Tahun

Sejumlah jemaah haji asal Indonesia bersiap-siap melakukan tarwiyah, yaitu berjalan kaki ke Mina dan ke Arafah pada esok harinya. TEMPO/Mahanizar Djohan

TEMPO.CO, Sleman - Sebanyak 1.254 calon jemaah haji asal Sleman, DI Yogyakarta, Kamis, 13 Oktober, bertolak menuju Jeddah pukul 20.00 WIB dari Bandara Internasional Adi Sumarmo, Solo. Dalam pelepasannya, Bupati Sleman Sri Purnomo berpesan supaya mereka mendoakan keberhasilan pemulihan dan pembangunan Kabupaten Sleman.


“Kami titip doa agar pembangunan di Sleman dapat pulih dan semakin maju serta menyejahterakan masyarakat,” kata Sri Purnomo.


Setelah erupsi hebat Merapi, Oktober 2010 lalu, terdapat 2.682 kepala keluarga kehilangan rumah dan tinggal di hunian sementara. Pemerintah pusat telah mengucurkan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi agar para korban segera memiliki hunian tetap dalam kawasan yang lebih aman.


Sri berpesan agar para calon haji lebih pandai menjaga kesehatan selama di Tanah Suci karena memasuki musim peralihan. "Jangan memaksakan diri mencari keafdolan jika kondisi fisik tidak memungkinkan. Utamakan ibadah-ibadah yang nilainya wajib terlebih dahulu," kata dia.


Koordinator Pembimbing Ibadah Haji Sleman, Sukidi Cokro Suwigyo, menuturkan bahwa para jemaah Sleman yang berangkat mulai dari kloter 38 sebanyak 370 orang. Mereka kemarin menuju Asrama Haji Donohudan Solo menggunakan sembilan bus. "Calon dari Sleman terbesar di DIY, dengan usia tertua 91 tahun dan termuda 19 tahun,” kata dia.


Empat orang calon haji gagal berangkat karena sakit dan meninggal dunia. Jemaah yang meninggal, uangnya dikembalikan dan yang masih sakit menunda pelaksanaannya, namun mendapat prioritas untuk tahun depan.


PRIBADI WICAKSONO

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan