Presiden dan Co-Chief Executive Officer Research In Motion Mike Lazaridis. AP/Richard Drew
Topik
Bos RIM Minta Maaf Via YouTube
TEMPO.CO, Waterloo - Pendiri sekaligus Co-CEO Research In Motion (RIM) Mike Lazaridis meminta maaf kepada seluruh pelanggan BlackBerry yang mengalami kerugian akibat kacaunya jaringan RIM beberapa hari ini.
"Sejak peluncuran BlackBerry di tahun 1999, sudah menjadi tekad kami untuk menyediakan layanan komunikasi terbaik di seluruh dunia," kata Lazaridis melalui YouTube, Kamis, 13 Oktober 2011.
"Kami tidak memberikan layanan yang baik itu kepada para pelanggan sepanjang pekan ini. Bahkan mendekati baik pun tidak,"
"Saya minta maaf atas gangguan-gangguan yang terjadi pekan ini. Kami telah mengecewakan Anda semua. Tapi izinkan saya meyakinkan Anda semua bahwa kami bekerja sepanjang waktu untuk memperbaiki semuanya."
"Kami bekerja tanpa lelah untuk memulihkan kepercayaan Anda pada kami (BlackBerry)," kata dia.
Guna menjamin kerja jaringan, menurut Lazaridis, RIM akan mengawasi sistem tanpa henti, 7 hari sepekan, 24 jam sehari.
"Terhitung hari ini, semua layanan di seluruh Eropa, Timur Tengah, Afrika, dan India telah beroperasi dengan peningkatan yang signifikan."
Gangguan layanan ini menimbulkan kemarahan jutaan pelanggan BlackBerry di seluruh dunia. Pelanggan BlackBerry tidak bisa menggunakan sejumlah layanan seperti layanan email, pesan BlackBerry, dan browsing.
"Ada kegagalan dalam infrastruktur RIM," kata RIM dalam email yang dikirimkan Selasa sore.
Mulanya gangguan terjadi di Eropa, Timur Tengah, India, dan Afrika. Namun sehari kemudian gangguan menjalar ke wilayah Brasil, Cile, dan Argentina. Bukannya segera diselesaikan, layanan BlackBerry di Amerika Utara malah ikut terganggu.
Menurut RIM, sistem sebenarnya sudah dirancang dengan sistem pendukung yang akan mengganti secara otomatis bila sistem utama mengalami gangguan. Namun ternyata hal itu tidak berjalan.
RIM mengatakan transisi ke back-up switch tidak berfungsi dengan baik. Hal itu menyebabkan adanya backlog data dalam jumlah besar. "Secepatnya kami akan memulihkan layanan agar bisa normal kembali," kata RIM dalam emailnya.
GUARDIAN | TELEGRAPH | IQBAL MUHTAROM | RINI KUSTIANI





