foto

Piala Asia. REUTERS/Fadi Al-Assaad

Peluang Klub Indonesia di AFC Tipis

TEMPO.CO, Samarinda - Anggota Komite Eksekutif PSSI Erwin Dwi Budiawan menyatakan peluang klub Indonesia bertanding di Asian Federation Champion (AFC) masih ada, meski tipis. "Saya tanyakan langsung kepada perwakilan AFC Suzuki Tokuaki. Jawabannya ya masih ada, meski sangat tipis sekali," kata Erwin saat dihubungi dari Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat, 14 Oktober 2012.

Pernyataan Suzuki, kata Erwin, terungkap dalam rapat Komite Eksekutif bersama lima perwakilan AFC di PSSI Kamis malam kemarin. Menurut dia, ada lima perwakilan AFC hadir rapat besama Komite Eksekutif di PSSI. Mereka memaparkan hasil verifikasi faktual terhadap klub-klub serta memaparkan hasil pemeriksaan terhadap pengelola kompetisi, PT Liga Prima.

Erwin mengungkapkan, dalam kesempatan itu ia menanyakan kinerja pelaksana kompetisi Indonesia. Hasilnya, ibarat rapot PT Liga Perima banyak mendapat nilai merah. "Banyak nilkai merahnya, termasuk soal penyusunan jadwal tanding yang amburadul," katanya.

Pada kesempatan itu, CEO PT Liga Prima di-interview perwakilan AFC. "Kalau melihat gelagatnya, AFC meminta agar Indonesia membenahi klub-klub dalam negeri terlebih dulu," kata Erwin. Sampai saat ini kejelasan menyangkut jadwal tanding masih belum final.

Rapat manajer klub di Jakarta masih belum menemukan titik temu. Justru 14 klub berencana akan menggelar kompetisi sendiri sesuai dengan Kongres di Bali. Mereka keluar karena PT Liga Prima tela menyimpang dari amanat Kongres Bali.

Erwin mengungkapkan, hasil verifikasi klub-klub oleh AFC menyimpulkan perlu ada beberapa yang dibenahi, tapi jumlahnya sedikit. Kendala yang sangat vital adalah pelaksana kompetisi yang cenderung belum siap.

"Yang paling penting itu pelaksananya, gimana mau bertanding kalau pelaksananya dapat angka merah begitu," kata Erwin. Dengan kondisi itu, AFC menilai klub Indonesia masih memiliki peluang untuk bisa bertanding pada AFC Champion League. Tapi, peluangnya kecil.

FIRMAN HIDAYAT