Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Jakarta. TEMPO/ Novi Kartika
Topik
Pengusaha: Potensi Kepulauan Seribu Kurang Sosialisasi
TEMPO.CO, Jakarta -Pengusaha yang tergabung dalam Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menilai pemerintah kurang gencar melakukan sosialisasi atas potensi ekonomi Kepulauan Seribu. "Itu membuat pengusaha enggan berinvestasi di sana," kata Ketua Bidang Restoran PHRI Susanto Sukarto melalui telepon hari ini, 15 Oktober 2011.
Menurut Susanto, pengusaha dalam organisasinya memang mengetahui bahwa potensi pariwisata Kepulauan Seribu saat ini sedang berkembang. Namun informasi rinci soal berapa jumlah wisatawan yang berkunjung setiap hari, uang yang dibawa dan dihabiskan di kepulauan di utara Jakarta itu misalnya, tak pernah sampai ke telinga mereka. Padahal hitung-hitungan rinci seperti inilah yang mereka perlukan. "Tentunya sebagai pengusaha kami tak ingin rugi."
Susanto mengakui, saat ini belum ada pengusaha kuliner yang dikategorikan sebagai ''pemain besar'' di Kepulauan Seribu. Selain karena potensi pasar yang belum cukup meyakinkan, sarana dan prasarana yang tersedia di Kepulauan Seribu dirasa belum cukup memadai. Di Kepulauan Seribu bagian utara misalnya, jaringan listrik belum tersedia selama 24 jam. "Hal-hal seperti ini juga tentu menjadi bahan pertimbangan," katanya. Ia menambahkan, "Saya rasa masih banyak yang berpikir main di (daratan) Jakarta lebih menjanjikan."
Untuk semakin memajukan industri pariwisata Kepulauan Seribu, Susanto menyarankan agar pemerintah tidak hanya menggelar promosi untuk menarik wisatawan. Sebab, kalaupun ada wisatawan yang tertarik untuk datang, mereka akan kecewa bila ternyata pengalaman yang mereka dapatkan kurang menyenangkan.
Pengalaman dalam berwisata ini sifatnya menyeluruh, dari mulai perjalanan, saat mereka menginap, makan dan beraktifitas yang menunjang kegiatan rekreasi yang biasanya dikelola swasta. Semuanya tentu tak mungkin dikelola pemerintah sendiri. "Karena itu gandenglah kami, kalau perlu kita duduk bersama bagaimana membuat Kepulauan seribu itu resort area-nya Jakarta," tutur Susanto.
Suku Dinas Kebudayaan dan Pariwisata mencatat, pada semester pertama tahun ini, sebanyak 213.485 wisatawan baik lokal maupun mancanegara berkunjung ke Kepulauan Seribu. Tiga pulau utama yang menjadi magnet bagi wisatawan adalah Pulau Untung Jawa, Pulau Tidung dan Pulau Pramuka.
PINGIT ARIA





