foto

Susilo Bambang Yudhoyono. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

Seusai Reshuffle, Disiapkan Wisata Disneyland di Lombok  

TEMPO.CO, Mataram - Sampai kini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono belum memastikan kapan akan mengumumkan perombakan kabinetnya. Kemungkinan besar pengumuman itu dilakukan SBY pada pekan ini.

Setelah pengumuman itu nantinya, apa agenda SBY? Salah satunya Presiden akan melakukan ground breaking kawasan wisata Mandalika di Lombok Tengah, 19 Oktober 2011. Kawasan seluas 1.250 hektare bekas lahan PT Pengembangan Pariwisata Lombok itu akan mulai digarap beberapa investor pengusaha kamar hotel, convention hall, dan taman rekreasi mirip Disneyland.

"Ini kebangkitan investasi kawasan Mandalika setelah pengoperasian Bandara Internasional Lombok (BIL)," kata Kepala Badan Penanaman Modal Nusa Tenggara Barat Lalu Bayu Windia kepada Tempo, Sabtu 15 Oktober 2011. Ground breaking dilakukan setelah diresmikan pada 1 Oktober lalu.

Apa saja pembangunan di sana? Pertama, Rajawali Group, selaku pemilik Hotel Novotel di Pantai Aan akan meluaskan akomodasinya dan convention hall. Sebelumnya Novotel Lombok memiliki 100 kamar yang terbagi 23 kamar Sasak Villa dan 77 kamar superior/deluxe terrace. "Ini pengembangan baru, vila lux untuk high class," ujar Bayu.

Kedua, pengusaha Taiwan akan mengembangkan Healthy Tourism untuk kalangan jompo sebagai segmen khusus. Mereka diperhitungkan memerlukan wisata khusus. "Sudah ada letter of intent," kata dia.

Sedangkan kelompok Media Nusantara Citra juga melirik Tanjung Aan untuk membangun Theme Park, atau tempat wisata mirip Disneyland di Amerika Serikat.

Semua rencana investasi tersebut diperkirakan akan dimulai 2012 setelah beroperasinya BIL di Dusun Slanglit Desa Tanak Awu Kabupaten Lombok Tengah, sekitar 20 kilometer sebelah utara dari kawasan Mandalika. "BIL ini menjadi tonggak kebangkitan investasi di sini," kata dia.

Selama ini para calon penanam modal saling menunggu kehadiran bandara yang bisa didarati pesawat berbadan lebar langsung dari negeri jauh seperti Australia, Hong Kong, Jepang, Timur Tengah, bahkan Eropa yang memilih Lombok dan Sumbawa sebagai daerah tujuan wisata.

SUPRIYANTHO KHAFID