Telkomsel Benahi Sistem Penyedia Layanan Konten
TEMPO.CO, Jakarta -Direktur Utama PT Telkomsel Sarwoto Atmosutarno mengatakan belum menghentikan seluruh layanan penawaran konten yang diinstruksikan oleh Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI).
“Kan batas waktunya Selasa besok. Untuk saat ini kami hentikan dulu promo layanannya,” kata Sarwoto ketika dihubungi Tempo, Ahad 16 Oktober 2011.
Sambil menunggu penghentian sementara layanan konten ini, Telkomsel memperbaiki sistem bagi penyedia layanan konten (content provider). Tujuannya, agar penyedia layanan konten segera berbenah diri, salah satunya dengan mempermudah deaktivasi atau unregister layanan konten.
“Untuk register juga lebih harus dikonfirmasi ulang. Karena kami menghormati konsumen yang masih mau terus menggunakan jasa layanan konten premium,” ujarnya. Pembenahan ini diakui sudah dilakukan sejak satu pekan belakangan.
Layanan konten ini masuk dalam jasa nilai tambah yang memberikan sumbangan bagi Telkomsel 6-7 persen dari total pendapatan perusahaan. Untuk kontennya sendiri, memberikan sumbangan 3-3,5 persen dari total pendapatan Telkomsel.
Tahun lalu, total pendapatan Telkomsel sekitar Rp 39 triliun. Tahun ini ditargetkan meningkat hingga Rp 48 triliun. Untuk menanggapi surat edaran BRTI soal penghentian sementara, Sarwoto yang juga ketua Umum Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI) menyatakan, akan menggelar konferensi pers yang dihadiri oleh seluruh operator anggota ATSI.
Dengan kasus ini, dia meminta jangan sampai industri kreatif dari penyedia layanan konten menjadi hancur. Namun, diakuinya seluruh operator menyadari pentingnya perlindungan terhadap konsumen. “Intinya kami memahami adanya aturan itu. Dan prinsipnya kami akan lakukan yang terbaik,” ujarnya.
ROSALINA





