foto

sxc.hu

Warga Pinrang Heboh Buaya Masuk Kampung  

TEMPO.CO, Pinrang - Seekor buaya berukuran sekitar 1,5 meter menelusuri saluran Tassokkoe di Kelurahan Salo, Kecamatan Watang Sawitto, Sabtu, 15 Oktober 2011, sekitar pukul 17.00 WITA. Aksi buaya di sungai dengan ketinggian semata kaki itu menjadi tontonan warga. Akibatnya, jalan poros Pinrang Langga sempat macet hingga beberapa ratus meter.

Kasmawati, warga sekitar yang melihat binatang itu, mengatakan kehadiran buaya di sana adalah yang pertama kalinya masuk ke wilayah Tassokoe. Awalnya, ia menghalau dengan tongkat untuk memastikan apakah binatang itu buaya atau bukan. Sebab, di saluran yang hanya memiliki lebar sekitar satu meter itu kerap ditempati buaya yang sering memangsa unggas warga. “Setelah melihat sisiknya yang panjang, warga yakin bahwa itu buaya,” ujarnya kepada Tempo.

Ia menduga buaya ini berasal dari sungai yang berada di antara Dusun Cappakalae dan Dusun Katteong, Desa Samaenre, Kecamatan Mattiro Sompe, yang kesasar hingga masuk ke saluran tersier. Atas inisiatif warga, akhirnya binatang tersebut ditangkap dan dilepaskan di sungai sekunder yang berada tidak jauh dari tempat penemuan buaya itu.

Namun untuk menangkap binatang ini, warga sempat mengalami kesulitan. Selain karena takut, buaya tersebut juga kerap bersembunyi di balik sampah yang ada di saluran itu.

Sangkala, warga yang berhasil menangkap buaya itu, mengatakan buaya ini sengaja dilepas untuk kembali ke habitatnya. "Kami khawatir buaya ini diganggu orang atau sebaliknya, buaya yang menggigit orang," katanya kepada Tempo seusai melepas buaya itu ke sungai.

SUARDI GATTANG