Andal Perbarui Produk Payroll Software
TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan pengembang software penggajian (payroll) asli Indonesia, Andal Software memperbarui peranti lunaknya melalui Andal Information Management (AIM). AIM merupakan penghubung antardivisi dalam Andal yang menghubungkan kebutuhan pelanggan dengan divisi pengembangan software.
IT Support and Development Manager Andal, Andreas Winata, mencontohkan saat ini Andal belum menyediakan fitur automatisasi penuh. Namun telah menawarkan fasilitas enkripsi. "Tapi ternyata pasar tidak membutuhkan fasilitas enkripsi melainkan memerlukan fungsi otomatis," katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, 18 Oktober 2011.
Menurut dia, Andal mengembangkan software dengan fungsi otomatis supaya memenuhi kebutuhan pasar. Fungsi otomatis ini membuat konsumen tinggal mengecek pembayaran gaji kepada karyawannya, tanpa harus memasukkan data payroll setiap bulan. Singkatnya, pelanggan tinggal mengecek apakah payroll tersebut telah dikirim ke penerima yang benar, sehingga lebih hemat waktu dan tenaga.
Direktur Andal Software, Indra Sosrodjojo menceritakan sebelumnya perusahaan software ini pernah jatuh pada tahun 2002. Uniknya, kejatuhan Andal Software bukan disebabkan tidak adanya konsumen yang tertarik menggunakan software buatan Andal, melainkan karena peminatnya terlalu banyak.
"Saat itu Andal menggunakan metode bisnis semi custom, dimana software yang telah selesai dibuat bisa disesuaikan lagi atas permintaan konsumen," ujar Indra.
Sayangnya metode bisnis ini ternyata menjadi bencana karena pada 2002 peminat menjadi dua kali lipat, sementara sumber daya manusia Andal tidak dapat menangani permintaan sebesar itu.
Sejak itu, lanjut Indra, Andal meninggalkan metode bisnis semi-custom dan beralih ke software ''siap pakai'' yang disertai dengan full-support pasca pembelian. Hingga Oktober tahun ini, menurut Indra, Andal Software membukukan pertumbuhan sampai 95 persen.
Ke depannya, Andreas mengatakan Andal akan membawa Andal Information Management secara online, sehingga mampu menangkap kebutuhan pasar lebih cepat. Pada 9 November mendatang, rencanaya perusahaan peranti lunak ini akan merilis Andal PayMaster 2011 untuk sistem pembayaran.
RATNANING ASIH





