SAAT kasus buruh
Topik
Tinjau Aksi Mogok Buruh PT Freeport
TEMPO.CO, Jakarta - Saat kasus buruh PT Freeport belum tuntas, tim dari Komisi IX DPR yang membidangi kependudukan, kesehatan, tenaga kerja, dan transmigrasi, dipimpin ketuanya, Ribka Tjiptaning, akan mendatangi PT Freeport di Provinsi Papua untuk mencari akar permasalahannya.
“Komisi IX akan membentuk tim yang melibatkan seluruh unsur partai di DPR untuk melihat sejelas-jelasnya permasalahan di sana,” kata Ribka Tjiptaning saat jumpa pers di gedung DPR, Jakarta, Senin, 17 Oktober 2011.
Ribka mengatakan, DPR merasa prihatin dengan mogok kerja karyawan PT Freeport, yang perlu mendapat perhatian serius, karena telah menelan korban jiwa. “DPR meminta agar direksi PT Freeport tidak melakukan pemutusan hubungan kerja secara sepihak selama kasus ini belum tuntas. Ini yang ditegaskan saat mengundang direksi PT Freeport ke DPR. Meski yang hadir cuma staf biasa,” ucap Ribka. “Kami akan ke sana pada Rabu, 19 Oktober 2011.”
Sementara itu, anggota Komisi IX DPR dari daerah pemilihan Papua, Jamaluddin Jaffar, mengatakan tim Komisi IX DPR menunda kunjungannya ke Papua karena kondisi di lapangan tidak menentu. Menurut informasi yang diterimanya, bupati di Papua diminta agar tim menunda kunjungannya karena ada mayat disemayamkan di bandara dan sampai kini dibiarkan begitu saja. Situasi aksi mogok kerja masih belum terkendali.





