foto

Masjid Karim Oei, Jalan Lautze, Jakarta. TEMPO/Adri Irianto

Fondasi Musala Dibongkar, Kampung Tengger Mencekam  

TEMPO.CO, Lumajang - Suasana perkampungan suku Tengger, Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Selasa, 18 Oktober 2011, mencekam, menyusul pembongkaran fondasi musala yang dilakukan sekelompok pemuda setempat pada Senin, 17 Oktober 2011 sore kemarin. Sejumlah anggota Kepolisian Resor Lumajang siang ini tengah melakukan pengamanan di desa setempat.

Dihubungi Tempo melalui sambungan telepon siang ini, warga Desa Senduro yang tak mau disebutkan namanya mengatakan, penduduk tidak rela fondasi musala dibongkar. Mereka sedang melakukan pencarian terhadap pelaku pembongkaran. "Massa sudah tidak bisa dikendalikan lagi," katanya.

Mereka, kata pria ini, hendak mencari sendiri pelaku-pelaku yang melakukan pembongkaran terhadap fondasi musala. Selasa pagi ini, sejumlah warga berkumpul untuk melakukan pencarian terhadap pelaku pembongkaran. Polisi juga sudah turun untuk mengamankan situasi.

Sejak awal, rencana pembangunan musala sudah ditentang oleh sekelompok pemuda. Panitia pendirian musala kemudian melengkapi persyaratan agar memenuhi aturan seperti yang sudah disepakati dalam Surat Ketetapan Bersama Tiga Menteri terkait persyaratan pendirian rumah ibadah. "Syaratnya sudah memenuhi," kata dia.

Namun upaya itu tak kunjung berhasil. Pendirian musala tetap ditentang oleh pemuda setempat hingga berujung pada insiden pembongkaran fondasi musala pada Senin, 17 Oktober 2011 sore kemarin. Situasi mulai mencekam sejak Senin malam. Warga bahkan mengajukan tiga tuntutan. Pertama, warga minta agar ada ganti rugi atas pembongkaran fondasi musala. Kedua, warga minta agar pelakunya ditangkap. Dan ketiga, warga minta agar pembangunan musala bisa terus dilanjutkan.

Otoritas Kepolisan Resor Lumajang belum bisa memberikan pernyataan resmi terkait aksi pembongkaran fondasi musala di Desa Argosari. Kepala Bagian Operasional Polres Lumajang Komisaris Polisi Enu Sasmonang saat dihubungi siang ini mengatakan kalau saat ini pihaknya sedang rapat di Mapolres. "Saya sedang rapat," katanya.

DAVID PRIYASIDHARTA