Topik
Polisi Tangerang Tangkap Lima Pemerkosa Buruh Pabrik
TEMPO.CO, Tangerang - Kepolisian Resor Metropolitan Tangerang menangkap lima tersangka pemerkosaan dua buruh pabrik. Satu diantara dua kasus pemerkosaan itu melibatkan seorang sopir ojek sepeda motor sebagai tersangkanya.
Rusdi, sopir ojek itu, ditangkap di rumahnya di kawasan Karawaci Kamis dini hari 20 Oktober 2011. Dia telah diburu selama lima hari atas kasus pemerkosaan yang dialami buruh perempuan SR alias N di pekuburan Cina, Jumat lalu.
Pada hari naas itu SR dalam perjalanan pulang kerja sekitar Pukul 21. Saat itu dia sedang menunggu angkutan kota dan ditawari ojek oleh tersangka. “SR minta diantar ke Cimone rumah bibinya, tetapi saat melewati kuburan Cina Tanah Cepek korban memaksa hubungan badan dan membenturkan kepala korban ke batu nisan,” kata Kepala Polres Metro Tangerang Komisaris Besar Tavip Yulianto, Kamis 20 Oktober 2011.
Tak cukup memperkosa, Tavip mengungkapkan, Rusdi juga merampas handphone korban. “Tersangka kini sudah mendekam di tahanan Mapolres,” kata Tavip.
Selian Rusdi, polisi setempat juga membekuk empat tersangka kasus pemerkosaan lainnya yang terjadi Rabu 28 September 2011 lalu. Saat itu buruh pabrik lainnya, RNC, 17 tahun, diperkosa empat pemuda di sebuah rumah kontrakan. “Korban dengan salah satu tersangka bernama Alwi sebelumnya sudah saling mengenal,” kata Tavip.
Dalam pengaruh minuman keras, sekawanan pemuda pekerja serabutan itu secara bergiliran memperkosa RNC. Peristiwa itu berawal dari pesan pendek yang dikirim korban kepada Alwi agar datang mejemputnya di Gang Daido, Bitung Jatiuwung.
Alwi dan kawannya, Indra lalu menjemput RNC. Namun bukan diantar ke rumahnya, RNC diajak ke kontrakan Sigit di jalan Anggrek IX Taman Cibodas Kota Tangerang. Sigitlah yang lalu menyuruh Alwi mencekoki RNC dengan minuman keras.
Terhadap laporan RNC, polisi menyita kerudung putih berlogo sebuah perusahaan, satu kaos putih lengan panjang, kutang putih, celana dalam biru laut, celana panjang bahan kain hitam merek D’Naila Ntural Fashion, sweater hitam polos, tas coklat merek Louis Vuiton, sepatu hitam model balet dan sebuah kasur busa biru kembang yang digunakan alas memperkosa korban.
Alwi sendiri mengatakan mengenal RNC melalui situs jejaring facebook. “Kami sudah kenal, saling berkirim sms,” kata Alwi di kantor polisi.
AYU CIPTA





