foto

Seorang pria menggunakan ponsel di depan grafik harga saham di Bursa Efek Yunani di Athena, Selasa (4/10). Indeks saham Athena ditutup negatif 6,28 persen, karena turun serendah 7,1 persen dikurangi sore hari sementara pasar Eropa utama turun lebih dari 3 persen. AP Photo/Thanassis Stavrakis

Saham Pertambangan Bebani Pergerakan Indeks  

TEMPO.CO, Jakarta - Perpecahan antara Jerman dan Prancis terkait dana talangan Eropa kembali memicu pelemahan bursa regional, termasuk bursa Jakarta. Perbedaan pendapat dalam bank sentral Eropa (ECB) ini kembali mencuatkan kekhawatiran investor akan pelambatan ekonomi global.

Pertemuan tingkat tinggi Eropa yang tinggal beberapa hari lagi masih diwarnai ketidakpastian sehingga kondisi ini membuat para investor global keluar dari bursa untuk menghindari kerugian yang lebih besar jika terjadi kemungkinan terburuk.

Di perdagangan sesi pertama, Kamis, 20 Oktober 2011 siang ini, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia ditutup turun 36,428 poin (0,94 persen) ke level 3.648,878. Saham sektor pertambangan yang terkoreksi lebih dari 2 persen memimpin kejatuhan indeks kali ini.

Jatuhnya harga minyak karena turunnya permintaan global memicu penurunan harga komoditas lainnya sehingga membebani pergerakan saham pertambangan. Selain itu, saham pertambangan kenaikannya dalam beberapa hari terakhir juga paling kencang.

Analis dari PT eTrading Securities, Wisnu Karto, mengemukakan bahwa indikator teknikal indeks memang masih beragam, membuat indeks memang rawan aksi ambil untung. “Dan hari ini pergerakan indeks akan berada dalam kisaran antara 3.635 hingga 3.729,” dia memprediksikan.

Faktor eksternal terkait masalah perkembangan Eropa kembali mendominasi perdagangan bursa Jakarta sehingga sentimen positif domestik tidak mampu menahan pelemahan indeks.

Volume perdagangan hanya mencapai 2,12 miliar saham senilai Rp 1,4 triliun, serta frekuensi 50 ribu kali transaksi. Harga 163 saham turun, 35 saham naik, serta 56 saham lainnya stagnan. Dan investor asing mencatat pembelian bersih Rp 43,3 miliar.

Dari kawasan regional, bursa Shanghai siang ini turun jatuh 2,04 persen, bursa Hong Kong 1,96 persen, bursa India 1,61 persen. Bursa Tokyo jatuh 1 persen, bursa Seoul 1,25 persen, serta bursa Taiwan juga melemah 1,27 persen.

VIVA B. KUSNANDAR