Puluhan ribu jemaah haji mengelilngi Kabah di dalam Masjidil Haram, Mekkah, Minggu (14/11).Ritual ibadah umat Islam yang dilakukann oleh sekitar 2,5 orang dari segala penjuru dunia, menjadikan pertemuan tahunan terbesar di seluruh dunia. (AP Photo/Hassan Ammar).
Topik
Ketahuan Hamil. Calon Jamaah Haji Batal Berangkat
TEMPO.CO, Batam - Calon jamaah haji asal Propinsi Kalimantan Barat, Malena Saleh Rawi gagal diberangkatkan. Malena diketahui telah hamil diatas 26 minggu setelah pihak kesehatan embarkasi melakukan pengecekan terhadap calon jamaah hai, Kamis, 20 Oktober 2011.
" Tidak diperbolehkan berangkat haji sesuai aturan Menteri Agama," kata Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Batam, Erizal Abdullah kepada Tempo, hari ini ( 20/10).
Kehamilan Malena telah mencapai 27 minggu, melebihi batas jamaah haji diperbolehkan berangkat. Usia kehamilah antara 11 hingga 26 minggu, boleh berangkat. Namun, jika lebih tidak bisa diberangkatkan.
Selain itu ternyata Malena tidak memiliki hasil vaksinasi meningitis serta surat dari dokter ahli kandungan di daerah asal calon jamaah haji. Oleh sebab itu, pihak PPIH Batam tidak berani mengambil resiko.Kehamilan dibawab 14 minggu pun tidak dizinkan berangkat karena implantasi janin belum kuat, dan dikhawatirkan mengalami keguguran selama menunaikan ibadah haji.
Suami Malena, Sanepo Wasli Jupri pun tak ikut berangkat karena isterinya tidak berangkat, sebab keberangkatan mereka ke tanah suci sudah dirancang untuk suami-isteri. Menurut Erizal, keduanya masuk dalam waiting list dan akan diberangkat ke tanah suci tahun depan. Malena dan Sanepo merupakan jamaah calon haji asal Kabupaten Sambas , Kalimantan Barat ini dan masuk daftar kelompok terbang 18 embarkasi Batam. Dari 450 orang calon jamaah haji yang akan diberangkatkan, total calon jamaah haji asal Kalimantan Barat yang sudah diberangkatkan 448 orang. Jumlah calon jamaah Kalimantan Barat yang berangkat melalui Batam tercatat seluruhnya 896 orang.
RUMBADI DALLE





