Bursa saham di Indonesia. AP/Irwin Fedriansyah
Topik
Infografis
Sikap Hati-hati Investor Hambat Kenaikan Indeks
TEMPO.CO, Jakarta - Kondisi akhir pekan dan sikap hati-hati investor menjelang pertemuan tingkat tinggi para menteri keuangan Eropa membuat indeks turun tipis. Nilai tukar rupiah yang sempat melemah di atas 8.900 per dolar Amerika Serikat (AS) juga turut membebani pergerakan indeks lokal.
Dalam perdagangan hari ini, Jumat, 21 Oktober 2011, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia ditutup turun tipis 2,112 poin (0,06 persen) ke level 3.620,664. Jatuhnya saham sektor aneka industri lebih dari 2 persen menjadi ganjalan bagi kenaikan indeks kali ini.
Analis dari PT Batavia Prosperindo Sekuritas, Letica Sepiraneta, menjelaskan, investor yang bersikap wait and see menjelang pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi Eropa membuat indeks turun tipis. Indeks bergerak datar seiring melemahnya sebagian bursa Asia di tengah menguatnya bursa Eropa.
“Dari sisi teknikal, indeks memang masih berada di area overbought (jenuh jual) dan pergerakan rata-rata (MACD) juga masih dalam tren turun, membuat indeks ditutup di area negatif,” paparnya.
Kekhawatiran investor terhadap krisis Eropa kembali membebani kenaikan indeks sepanjang pekan ini. Masih adanya ketidakpastian terhadap proses penyelesaian utang kawasan membuat bursa global bergerak cukup fluktuatif.
Bila hasil dari KTT Eropa positif, maka indeks berpotensi menguat hingga ke batas atasnya di 3.720. “Sedangkan jika hasilnya negatif, indeks bisa melanjutkan penurunannya ke target berikutnya di 3.580,” kata Letica.
Saham yang berpindah tangan mencapai 4,9 miliar saham senilai Rp 3,6 triliun serta frekuensi 100,9 ribu kali transaksi. Harga 114 saham naik, 75 saham turun, serta 99 saham lainnya stagnan. Dan investor asing kembali mencatat penjualan bersih Rp 301,59 miliar.
Dari kawasan regional, bursa Shanghai sore ini turun 0,6 persen, bursa India terkoreksi 1,02 persen, bursa Tokyo melemah 0,04 persen, serta bursa Kuala Lumpur juga turun 0,16 persen. Sedangkan bursa Singapura menguat 0,68 persen serta bursa Seoul juga naik 1,84 persen.
VIVA B. KUSNANDAR





