Seorang petugas memasang daftar biaya pemasangan baru dan penambahan daya listrik di kantor PLN area pelayanan Pasar Minggu, Jakarta, Jumat (11/9). Tempo/Panca Syurkani
Sementara, Posisi Dahlan Iskan di PLN Diisi Dua Direktur
TEMPO.CO, Jakarta - Dua dari sembilan direktur yang berada di jajaran direksi PT PLN (Persero) saat ini mengisi posisi direktur utama yang ditinggalkan oleh Dahlan Iskan sejak menjadi Menteri Badan Usaha Milik Negara.
Dua direktur tersebut adalah Direktur Energi Primer Nur Pamudji dan Direktur Perencanaan dan Teknologi Nasri Sebayang. "Keduanya menjabat sementara, sampai ada direktur utama yang baru," ujar Senior Manajer Komunikasi Korporat PLN Bambang Dwiyanto, Jumat, 21 Oktober 2011.
PLN memilih dua direksi untuk mengisi sementara posisi Direktur Utama untuk menghindari persepsi tertentu. "Kalau yang isi satu orang, nanti dikiranya dia yang paling kuat," paparnya. Saat ditanya alasan dipilihnya Nur Pamudji dan Nasri Sebayang sebagai pengganti sementara, keduanya ternyata dipilih dari sisi usia. Perwakilan direksi paling muda yaitu Nur Pamudji dan direktur paling tua yaitu Nasri Sebayang.
Calon pengganti Dahlan dipastikan masih berasal dari lingkungan dalam PLN. "Pastinya salah satu dari sembilan direktur tersebut," kata Bambang. Para pegawai PLN sendiri mengaku siap menerima putusan pemerintah mengenai siapa pun yang bakal ditunjuk untuk menggantikan Dahlan. Sembilan direktur tersebut juga dinilai memiliki kapabilitas untuk memimpin PLN.
Kabar yang santer beredar, calon kuat pengganti Dahlan di kursi tertinggi PLN adalah Direktur Pemasaran dan Niaga Murtaqi Syamsuddin, Direktur Energi Primer Nur Pamudji, dan Direktur Perencanaan dan Teknologi Nasri Sebayang.
Dari sisi senioritas dan pengalaman menjabat sebagai direktur, Murtaqi Syamsuddin masih mengungguli yang lainnya. Dia telah berkarier menjadi Direktur PLN sejak Maret 2008. "Lebih dulu sebelum Pak Dahlan," ujar Bambang. Sementara yang lainnya menjadi Direktur PLN bersamaan dengan masuknya Dahlan Iskan ke perusahaan listrik tersebut, yaitu sekitar tahun 2009.
Belum diketahui secara pasti siapa yang bakal duduk di kursi Direktur Utama PLN. Pengumuman mengenai posisi tersebut baru akan diumumkan pada pekan depan.
Saat ini, masing-masing kandidat yang dikabarkan bakal mengganti posisi Dahlan juga masih enggan berkomentar dan hanya tersenyum apabila ditanya soal calon pengganti Dahlan.
GUSTIDHA BUDIARTIE





