Terduga pelaku teror Umar Patek saat melakukan rekonstruksi adegan bom Bali di Denpasar, Kamis (20/10). Patek dituduh membuat bahan peledak yang digunakan dalam pemboman Bali tahun 2002 yang menewaskan 202 orang. AP/Firdia Lisnawati
Topik
Infografis
Rutan Surakarta Siapkan Kamar untuk Patek
TEMPO.CO, Solo - Rumah tahanan kelas I Surakarta menyiapkan ruangan khusus untuk ditempati Umar Patek selama mengikuti rekonstruksi di Solo. "Kami diminta oleh polisi untuk menyiapkan," kata Kepala Rutan, Muhammad Hilal, Jumat, 21 Oktober 2011.
Hilal mengatakan permintaan untuk menyiapkan ruangan khusus bagi Umar Patek baru diterima pada Jumat pagi. Disinggung siapa saja yang akan menempati ruangan khusus di rutan tersebut selain Umar Patek, Hilal mengakui belum mengetahui secara pasti. "Yang pasti kami siapkan dua ruangan," katanya.
Hilal menambahkan, dua ruangan khusus yang disiapkan tersebut terpisah dari tahanan lain. Terutama mengingat tahanan yang akan menempati ruang tersebut merupakan tahanan dalam kasus terorisme.
Saat ini, penjagaan di sekitar rutan cukup ketat. Sejumlah polisi bersenjata lengkap berjaga di depan rutan. Kepolisian Resor Kota Surakarta juga telah menyiagakan 500 personel untuk mengamankan jalannya rekonstruksi Umar Patek di Solo. Ratusan polisi itu telah bersiaga di beberapa titik.
AHMAD RAFIQ





