TEMPO/Dinul Mubarok
Infografis
DPR Mulai Seleksi Calon Pimpinan KPK Besok
TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat segera memulai proses seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Seperti yang sudah diumumkan, kami akan mulai melakukan seleksi besok." kata Ketua Komisi Hukum, Benny Kabur Harman, saat dihubungi, Minggu, 23 Oktober 2011.
Benny menjelaskan pada tahap pertama pihaknya akan meminta delapan calon pimpinan KPK menggarap makalah. "Penilaiannya dimulai dari situ. Nanti mereka kami minta membuat makalah dengan tema berbeda satu sama lain. Temanya nanti diundi," ujarnya.
Delapan calon pimpinan KPK dinyatakan lolos dari ujian Panitia Seleksi pimpinan Patrialis Akbar. Mereka adalah Abdullah Hehamahua, Abraham Samad, Aryanto Sutadi, Zulkarnain, Handoyo Sudrajat, Adnan Pandu Pradja, Bambang Widjojanto, dan Yunus Husein.
Sebelumnya sempat beredar surat kaleng yang menyatakan Komisi Hukum sudah memiliki "paket" bos KPK yang terdiri dari Abdullah, Abraham, Aryanto, dan Zulkarnaen. Namun hal itu dibantah Benny. "Soal ini nggak perlu ditanggapilah. Namanya surat kaleng kan nggak jelas keberadaannya. Intinya paket pimpinan itu belum ada," kata dia.
Adapun mengenai jumlah calon pimpinan KPK yang berhak mengikuti uji kepatutan dan kelayakan di Komisi, Benny mengklaim pihaknya sudah sepakat akan menguji delapan nama saja, dan tidak mengharuskan Ketua KPK Busyro Muqoddas mengikuti lagi seleksi di Senayan.
Sebelumnya Komisi Hukum sendiri terbelah. Sebagian menilai Busyro masih harus mengikuti seleksi lantaran putusan Mahkamah Konstitusi soal masa jabatan Busyro tidak berlaku surut. Dengan demikian seharusnya mantan Ketua Komisi Yudisial itu wajib mengikuti seleksi ulang bersama Yunus Husein dkk.
ISMA SAVITRI





