Petani di kawasan PAP Tangerang, Banten, Jumat (2/10). Kebijakan ketersediaan pangan dinilai masih bersifat sektoral sehingga dibutuhkan koordinasi sinergis antar instansi untuk memantapkan ketahanan pangan menghadapi krisis global. TEMPO/Tri Handiya
Waspada Krisis Pangan, Pemerintah Siapkan Dana Rp 3 Triliun
TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah menyiapkan antisipasi lonjakan harga pangan serta energi akibat krisis global yang bisa merambat ke dalam negeri. Termasuk di antaranya waspada dari kemungkinan menipisnya cadangan bahan makanan. "Kami sudah memperhitungkan adanya risiko itu," ujar Menteri Keuangan Agus Martowardojo di Kantor Kementerian Keuangan, Senin, 24 Oktober 2011.
Ia mengatakan pemerintah saat ini dalam posisi waspada terhadap ancaman krisis pangan dan kondisi global ekonomi. Pemerintah sendiri, dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sudah memasukkan dana penanggulangan."Kami sudah menempatkan anggarannya untuk berjaga kalau seandainya itu terjadi. Tidak bisa pemerintah pada saat terjadi (krisis), baru melakukan reaksi."
Pemerintah, lanjut Agus, paling tidak menyiapkan dana Rp 2 triliun sampai 3 triliun untuk meredakan gejolak pangan di luar dana risiko fiskal yang telah ditetapkan sebesar Rp 15 triliun. "Dana tersebut untuk antisifasi tahap pertama," katanya. "Kami menteri-menteri di bawah Menteri Koordinator Perekonomian terus mewaspadai itu,"
Agus menegaskan pemerintah terus melakukan komunikasi dengan negara Asean, serta negara yang masuk pada G-20, serta dengan lembaga multirateral seperti Bank Dunia dan Bank Pembangunan Asia untuk mengantisipasi krisis."Kami berbicara dengan antarnegara. Ini semua langkah antisipasi kalau seandainya ada yang harus dipelajari soal krisis pangan," katanya.
ALWAN RIDHA RAMDANI





