ANTARA/Rosa Panggabean
Infografis
Eropa Selesai, BEI Yakin Pasar Modal Tenang
TEMPO.CO, Jakarta - Volatilitas pasar modal pada tahun depan diprediksi akan berkurang sejalan dengan perkembangan kondisi perekonomian tingkat global. "Sebagian persoalan di kawasan Eropa selesai," kata Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Ito Warsito, Senin, 24 Oktober 2011 di gedung Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Pasar modal dalam negeri pun diprediksi mengalami kondisi serupa. Walau volatilitasnya masih tetap mengikuti pasar global, dalam jangka panjang Indonesia tetap menjadi salah satu negara yang dinilai potensial bagi kalangan investor yang ingin menanamkan modal.
"Pemerintah juga memiliki kesempatan merevisi APBN pada pertengahan tahun seandainya asumsi-asumsi awal mengalami perubahan. Namun, menurut saya, kepercayaan kalangan investor masih tinggi dan mereka tidak punya langkah lain selain berinvestasi di Indonesia" kata Ito.
Ito pun optimistis masih banyak perusahaan yang akan menjadikan pasar modal Indonesia sebagai sumber pembiayaan untuk penambahan modal. Untuk tahun ini, Bursa masih optimistis target penawaran umum saham perdana (Initial Public Offering/IPO) sebanyak 25 perusahaan akan tercapai. "Tahun depan peluangnya juga masih akan bagus. Mungkin perusahaan yang IPO masih akan di kisaran 25 perusahaan," kata Ito.
EVANA DEWI





