foto

TEMPO/Seto Wardhana

Hasil KTT Eropa Negatif, IHSG Berpotensi Turun  

TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan pada pekan ini akan lebih banyak dipengaruhi oleh sentimen global, terutama berlangsungnya Konferensi Tingkat Tinggi Eropa Minggu, 23 Oktober 2011. Analis dari Indosurya Asset Management, Reza Priyambada, mengatakan IHSG berpotensi turun dari level 3.600 pada Jumat, 21 Oktober 2011, jika pertemuan pemimpin negara-negara Eropa di Brussels, Belgia, itu memberikan hasil negatif.

"Kalau nanti keputusannya masih mengambang, pasar akan langsung meresponsnya dan masih bisa terjadi kelemahan harga saham," kata Reza kepada Tempo, Senin, 24 Oktober 2011.

Menurutnya, berdasarkan level support, indeks saham berpotensi berada di level 3.558. Itu akan terjadi jika KTT Eropa menghasilkan hal yang negatif untuk zona Euro. Serta pengaruh dari data makro yang akan dikeluarkan. "Jika data makro seperti produksi industri dan manufaktur mengalami penurunan, itu akan berpengaruh terhadap indeks," kata dia.

Pasar saham pun akan bereaksi sebaliknya apabila keputusan KTT Eropa menunjukkan hal yang positif. "Ini akan langsung terefleksi di bursa Asia pagi. Apabila Han Seng, Kosbi, dan Nikkei kuat pasti akan berimbas ke indeks kita," ujar Reza lagi.

Keluarnya laporan keuangan pada triwulan ketiga dinilai bisa meningkatkan harga saham gabungan yang sempat turun pekan lalu. Terlebih jika emiten-emiten besar seperti Bank Mandiri dan Bank BCA akan merilis laporan keuangan pekan ini. "Namun saya rasa baru satu dua emiten saja yang mengumumkan laporan keuangannya pada pekan ini," ucap Reza.

SUTJI DECILYA