TEMPO/Dasril Roszandi
Topik
Proyek Terminal Peti Kemas Kalibaru Terancam Molor
TEMPO.CO, Jakarta - Pembangunan terminal peti kemas Kalibaru, Jakarta Utara, terancam molor. Sebabnya, para peserta tender meminta waktu tambahan hingga enam bulan untuk mempelajari proyek senilai Rp 11,7 triliun tersebut.
Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan Bambang S. Ervan mengatakan, saat ini tengah dilakukan pertemuan antara tim asistensi pemerintah dan tim lelang untuk mengkaji permintaan tersebut. Namun, Kementerian Perhubungan belum mengabulkan permohonan para peserta tender karena ingin proyek Kalibaru berjalan awal Desember mendatang.
“Kami sebetulnya memberi perpanjangan 17 hari. Tapi jika ditambah lagi nanti proyeknya molor," ujarnya di Jakarta, Senin, 24 Oktober 2011.
Terminal peti kemas Kalibaru rencananya akan dibangun mulai akhir tahun ini dalam tiga tahap. Tahap I akan dibangun memanjang seluas 75 hektar di lepas pantai di seberang Jakarta International Container Terminal 1 dan Terminal Petikemas Koja. Sedangkan pembangunan tahap II dilakukan ke arah barat dengan luas 49 hektar.
Proyek tahap akhir ialah pembangunan terminal petroleum di bagian timur terminal Kalibaru tahap I. Pembangunan rangkaian terminal ini dilakukan untuk mendukung pergerakan barang di Pelabuhan Tanjung Priok.
PHESI ESTER JULIKAWATI





