foto

Seorang karyawan memindahkan poster promosi Mandala Airlines di kantor pusat Mandala Airlines, Jakarta (13/1). AP/Irwin Fedriansyah

Desember, Mandala Bakal Terbang Lagi

TEMPO.CO, Jakarta - Maskapai penerbangan milik PT Mandala Airlines menargetkan terbang pada akhir tahun ini. Rencana ini dilakukan setelah pemegang saham mayoritas perusahaan itu, PT Saratoga Capital, telah rampung melakukan uji kelayakan (due diligence) pada Agustus lalu. "Secepatnya terbang Desember ini," kata Presiden Direktur Mandala Diono Nurjadin di Jakarta, Senin 24 Oktober 2011.

Untuk rencana terbang ini, menurut Diono, perusahaan pun tengah memproses kedatangan pesawat yang akan difasilitasi oleh pemegang saham Mandala yang baru, Tiger Airways.

Mandala Airlines harus menghentikan pengoperasian seluruh pesawatnya sejak 13 Januari lalu. Itu dilakukan karena perusahaan berencana merestrukturisasi utang. Pada 2 Maret 2011, Pengadilan Niaga Jakarta Pusat mengesahkan perjanjian perdamaian antara Mandala dengan kreditor konkuren. Hasilnya, utang kreditor akan dikonversi menjadi saham.

Saat ini, mayoritas saham Mandala dikuasai oleh perusahaan milik pengusaha Sandiaga Uno, PT Saratoga Capital, sebesar 51 persen. Sisanya sebesar 33 persen dikuasai Tiger Airways, 15 persen dimiliki kreditor, sedangkan 1 persen dimiliki pemegang saham lama.

Perusahaan berencana mendatangkan pesawat pada November 2011. Rencana ini pun telah diungkapkan ke otoritas penerbangan nasional, Kementerian Perhubungan.

SUTJI DECILYA | ERWINDAR