Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membuka Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN ke 44, Nusa Dua, Bali, (19/7). TEMPO/Dwi Arjanto
Topik
Presiden SBY Buka ASEAN Fair di Bali
TEMPO.CO, Nusa Dua - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan membuka ASEAN Fair di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) Nusa Dua. "Presiden dan Ibu Negara juga akan meninjau Museum Pasifika sekitar satu kilometer dari BNDCC," kata juru bicara Kepresiden Julian Aldrin Pasha di Ayodya Resort, Senin 24 Oktober 2011.
ASEAN Fair ini akan berlangsung selama satu bulan sejak 24 Oktober hingga 23 November mendatang untuk mengiringi KTT ke-19 ASEAN. Acara yang memakan biaya sebesar Rp 50 miliar ini akan digelar di Jakarta dan Bali, khususnya berpusat di Peninsula Island (1-23 November), dan di Hotel Westin 16-19 November nanti.
Dalam konferensi persnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu kemarin mengatakan festival ini sengaja diprakarsai oleh Indonesia yang menjadi tuan rumah KTT dan sekaligus Ketua ASEAN periode kali ini.
"ASEAN Fair ini benar-benar akan memperlihatkan wajah ASEAN yang menggambarkan keanekaragaman kekayaan warisan budaya ataupun persamaan sejarah dan masyarakatnya yang menjadikan kita satu komunitas. Memperlihatkan apa yang berbeda, apa yang sama, yang akan menjadi komunitas ASEAN," kata dia.
"Kami ingin gambarkan bukan sekadar fair atau pameran, tapi memamerkan industri kreatif dari Indonesia dan negara ASEAN. Kita angkat ke mata dunia," ujar dia.
Peresmian ditandai dengan "Pemukulan Kentongan Bali" dan dimeriahkan dengan prosesi Bleganjur (gamelan yang "berjalan") dan arak-arakan ogoh-ogoh logo, "Hello ASEAN, serta parade 10 mobil hias yang melambangkan 10 negara ASEAN."
Pembukaan ini juga diramaikan dengan arak-arakan 30 perkusi Indonesia dan parade 30 penari Indonesia. Karena bertepatan dengan pertemuan menteri-menteri pertahanan se-ASEAN, acara peresmian akan ditutup dengan pertunjukan akrobat udara (air show) dari Kementerian Pertahanan.
MUNAWWAROH





